LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kasus Suap Meikarta, KPK Periksa 3 Pimpinan DPRD Kabupaten Bekasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Sunandar serta dua Wakil Ketua DPRD Bekasi, Mustakim dan Daris terkait kasus dugaan suap perizinan proyek pembangunan Meikarta. Ketiganya akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Billy Sindoro.

2018-12-11 11:07:48
Bupati Bekasi tersangka suap Meikarta
Advertisement

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Sunandar serta dua Wakil Ketua DPRD Bekasi, Mustakim dan Daris terkait kasus dugaan suap perizinan proyek pembangunan Meikarta. Ketiganya akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Billy Sindoro.

"Ketiganya akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka BS (Billy Sindoro)," ucap Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Selasa (11/12).

Billy Sindoro merupakan Direktur Operasional Lippo Group. Dalam kasus ini, penyidik juga memanggil Sekretaris Dinas Pariwisata, Budaya, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bekasi Henry Lincoln.

Advertisement

"Saksi Henry Lincoln juga akan dimintai keterangan untuk tersangka BS," kata Febri.

Sebelumnya, KPK menetapkan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait izin proyek pembangunan Meikarta di Kabupaten Bekasi.

Selain Bupati Neneng, KPK menjerat delapan orang lainnya dalam kasus ini. Mereka adalah Kepala Dinas PUPR Pemkab Bekasi, Jamaludi; Kepala Dinas Damkar Pemkab Bekasi, Sahat MBJ Nahar; Kepala Dinas DPMPTSP Kabupaten Bekasi, Dewi Tisnawati; dan Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Kabupaten Bekasi, Neneng Rahmi.

Advertisement

Kemudian, pihak swasta bernama Billy Sindoro yang merupakan Direktur Operasional Lippo Group, Taryudi dan Fitra Djajaja Purnama selaku konsultan Lippo Group, serta Henry Jasmen pegawai Lippo Group.

Bupati Neneng diduga menerima hadiah atau janji Rp 13 miliar terkait proyek tersebut. Diduga, realisasi pemberian sampai saat ini adalah sekitar Rp 7 miliar melalui beberapa Kepala Dinas.

Keterkaitan sejumlah dinas lantaran proyek Meikarta cukup kompleks, yakni memiliki rencana membangun apartemen, pusat perbelanjaan, rumah sakit, hingga tempat pendidikan. Sehingga dibutuhkan banyak perizinan.

Reporter: Lizsa Egeham

Baca juga:
Kasus Suap Meikarta, KPK Panggil Presdir Lippo Karawaci
Kasus Meikarta, KPK Periksa Kadis PUPR dan Kabid Damkar Kabupaten Bekasi
Bos Perusahaan Penggarap Meikarta Mangkir Pemeriksaan KPK
Tersangka Kasus Suap Meikarta Jalani Pemeriksaan Lanjutan
KPK Periksa Bos Perusahaan Penggarap Proyek Meikarta
Dalami Suap Izin Meikarta, KPK Bakal Panggil Aher

(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.