LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kasus Kematian TKW Adelina Sau Mandek di Malaysia, Ibunda Pasrah

Ibunda almarhumah Adelina Sau tak kuasa menahan tangis, ketika dihadirkan dalam peringatan satu tahun meninggalnya Adelina.

2019-02-13 20:32:00
Penganiayaan TKI
Advertisement

Satu tahun sudah kematian Adelina Sau, tenaga kerja wanita (TKW) Indonesia asal Nusa Tenggara Timur yang disiksa majikannya dan dipaksa tidur bersama anjing peliharaan hingga tewas.

Protes penanganan kasus yang tidak transparan, LSM Anti Perdagangan Orang Tenaganita di Malaysia dan Jaringan Anti Perdagangan Orang Nusa Tenggara Timur, menggelar memorial serta doa bersama yang dilakukan secara langsung menggunakan skype, Selasa (12/2) kemarin.

Ibunda almarhumah Adelina Sau tak kuasa menahan tangis, ketika dihadirkan dalam peringatan satu tahun meninggalnya Adelina. Kedua LSM ini serentak membuat konferensi pers walau hanya menggunakan penghubung aplikasi Skype.

Advertisement

LSM Anti Perdagangan Orang Malaysia yakni Tenaganita dalam konferensi mengaku, pihaknya yang selama ini mengawal proses hukum terhadap majikan Adelina, sangat kesulitan mengakses informasi di pengadilan Malaysia, sehingga mereka menilai hukum di negeri jiran itu tidak transparan.

Menanggapi hal itu Aktivis Jaringan Anti Perdagangan Orang NTT, Pendeta Emy Sahertian mengatakan, peringatan satu tahun meninggalnya Adelina ini digelar, guna menyadarkan pemerintah Indonesia untuk ikut mengawal proses hukum yang dijalani majikan adelina di Malaysia, yang hingga sekarang belum menemui titik terang.

"Informasi dari Malaysia itu sangat minim karena itu penanganannya itu sangat reaktif, jadi ketika kami tau bahwa kasusnya ada di lapor ke polisi, baru mulai kami membuka jaringan ke Malaysia terutama dengan Tenaganita, untuk pendampingan di sana itupun baru dua ya, Adelina Sau dengan kasusnya mama Mariance Kabu, tapi itu juga baru mulai. Yang kami ikuti di sini adalah semua kasus itu ditangani tapi di malaysia informasi sangat minim, terutama mengenai persikusi mengenai pelaku pelaku di sana ditangani dengan baik atau tidak," ujarnya, Rabu (13/2).

Advertisement

Pendeta Emy menambahkan, Kasus yang menimpa para buruh migran asal Indonesia di Malaysia tidak begitu diperhatikan serius oleh penegak hukum, karena mereka dinilai illegal sehingga para pekerja kita tak sedikit yang mengalami diskriminasi.

"Terakhir kami dengar kasusnya mama Mariance Kabu itu, malah agak sedikit absurb karena dari Serikat Buruh Migran Indonesia itu melaporkan, bahwa justru Malaysia mencoba tidak terlalu memperhatikan kasus ini karena mereka itu adalah Un Documenter, artinya orang orang yang tak terdokumentasi dan dianggap justru mengganggu situasi dan kondisi hukum yang ada di Malaysia," kata dia.

"Itulah kemudian saya lihat apa yang menjadi kesimpulan dari Glorinders dari Tenaganita, kenapa di pengadilan itu seolah olah tak melirik kasus itu. Karena mereka dianggap sebagai orang-orang yang tidak terdokumentasi, bahkan lebih banyak dikriminalisasi," ungkapnya.

Dalam konferensi pers serentak itu Tenaganita Malaysia dan Jaringan Anti Perdagangan Orang NTT, berjanji untuk tetap mengawal proses hukum Adelina Sau hingga tuntas. Karena mereka berkomitmen, bahwa tidak ingin lagi kematian sia-sia yang menimpa pekerja rumah tangga di Malaysia.

Baca juga:
Menteri PANRB Syafruddin: Pemerintah Komitmen Bantu TKI Bermasalah di Dubai
Perjuangan Diah Anggraeni, Jadi TKW Ingin Ubah Nasib Keluarga Justru Disekap Majikan
Kisah Pilu TKI Asal Malang di Jordania: 12 Tahun Kerja Tak Digaji & Dilarang Mandi
Pemerintah Segera Pulangkan Pekerja Migran Diah Anggraini dari Yordania
Pemerintah Pastikan Bantu TKW Yang Bermasalah di Dubai
Pulang dari Abu Dhabi, TKI Asal Serang Kurus Kering dan Penuh Lebam

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.