LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kasus Harian Covid-19 di Kabupaten Bogor Capai 283, Belum Ada Temuan Omicron

Lonjakan kasus positif Covid-19 terjadi di Kabupaten Bogor. Kamis (27/1) kemarin, tercatat 283 terkonfirmasi positif, namun belum ditemukan varian Omicron.

2022-01-28 14:36:11
Covid-19
Advertisement

Lonjakan kasus positif Covid-19 terjadi di Kabupaten Bogor. Kamis (27/1) kemarin, tercatat 283 terkonfirmasi positif, namun belum ditemukan varian Omicron.

Sub Koordinator Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Luki Gema Safari menjelaskan, kasus-kasus positif baru tersebut diketahui dari hasil pemeriksaan di luar wilayah Kabupaten Bogor.

"Pemeriksaan di luar Kabupaten Bogor, tapi yang positifnya KTP Kabupaten Bogor, jadi masuk ke data kita. Banyak juga yang setelah di tracing oleh puskesmas, yang bersangkutan sudah tidak pulang ke alamat KTP di Bogor, tapi domisili di Jakarta atau tempat lain," kata Luki, Jumat (28/1).

Advertisement

Sementara untuk kasus varian Omicron, kata Luki, satu orang asal Kecamatan Dramaga yang sempat dinyatakan terpapar jenis baru ini beberapa waktu lalu sudah dinyatakan sembuh. Terbaru, pihaknya mengirim 11 sampel pemeriksaan WGS (Whole Genome Sequencing) ke Laboratorium LIPI, namun belum diketahui hasilnya.

"Ya itu untuk mengetahui variannya. Kita sudah antarkan 11 sampel, tapi belum ada hasilnya dari LIPI, jadi saat ini di Kabupaten Bogor, Omicron masih kosong," kata dia.

Advertisement

Total 1.218 Kasus pada Januari

Luki juga membenarkan jika kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor melonjak sangat drastis sepanjang Januari 2022. Dari 3 kasus pada 1 Januari 2022, kemudian penambahannya fluktuatif, lalu melonjak menjadi 283 kasus baru pada 27 Januari.

"Total sepanjang Januari 2022 tercatat 1.218 kasus. Tapi yang masih menjalani isolasi di rumah sakik dan isolasi mandiri 1.111 orang," jelasnya.

Luki juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada atas meningkatnya kasus positif ini. "Jauhi kerumunan dan prokesnya diperketat lagi. Kalau belum vaksin, segera vaksin," imbaunya.

(mdk/yan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.