LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kasus Covid-19 Tembus 2.991, Pemkot Solo Memperketat Sanksi Pelanggar Prokes

Guna mengantisipasi penularan yang lebih banyak, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, juga memperketat sanksi dan aturan terkait protokol kesehatan.

2020-12-07 21:14:48
Covid-19
Advertisement

Jumlah kasus Corona di kota Solo hingga Senin (7/11) hari ini, terus mengalami peningkatan. Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Solo, jumlah akumulasi kasus terkonfirmasi positif mencapai 2.991. Jumlah tersebut naik 111 jika dibandingkan sehari sebelumnya, dengan 2.880 kasus.

Dari 2.991 kasus terkonfirmasi tersebut, 1.675 diantaranya dinyatakan sembuh. 986 masih harus isolasi mandiri, 195 dirawat dan 135 lainnya meninggal dunia. Jika dibandingkan sehari sebelumnya, angka kematian juga naik 5, atau sebelumnya 130 orang.

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Solo, Ahyani. Ahyani mengatakan, penularan Covid-19 saat ini sulit terdeteksi asalnya. Untuk itu, dia mengimbau masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

Advertisement

Guna mengantisipasi penularan yang lebih banyak, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, juga memperketat sanksi dan aturan terkait protokol kesehatan.

Pengetatan kegiatan tersebut diantaranya dengan mengurangi rapat, atau kegiatan lain yang berpotensi menimbulkan kerumunan. Sedangkan untuk peningkatan sanksi, para pelanggar protokol kesehatan akan diberikan hukuman membersihkan sungai di sekitar Benteng Vastenburg selama seharian.

“Sesuai hasil rapat bersama pak wali (wali kota) kemarin, kita pengetatan dulu untuk kegiatan. SE (surat edaran)-nya kan sudah keluar. Sama peningkatan sanksi. Sanksinya kan tidak pandang bulu,” ujar Ahyani, Senin (7/12).

Advertisement

Ahyani menambahkan, penambahan kasus Covid-19 di Solo juga berasal dari perkantoran di kompleks balai kota. Bahkan dirinya juga terkena tracing dan harus menjalani swab test, setelah salah satu jajaran Sekda yang dipimpinnya juga terpapar. Ia pun saat ini harus isolasi dan bekerja dari rumah sambil menunggu hasil swab test.

“Saya juga masuk swab test hari ini. Saya masuk WFH (work form home) juga hari ini. Kerja sama saja, teman-teman kirim surat ke rumah, tandatangan, koordinasi bisa lewat WA, lewat zoom,” katanya.

Dia meminta kepada seluruh ASN dan masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan kapan pun dan di mana pun berada. Tidak hanya di kantor, namun juga saat keluar.

Baca juga:
Ruang Perawatan RS Wongsonegoro Penuh, Puluhan Pasien Covid-19 Mengantre di IGD
Jelang Pencoblosan Pilkada, 199 Petugas KPPS Kabupaten Bandung Positif Covid-19
INFOGRAFIS: Per 7 Desember Kasus Sembuh Bertambah 4.431, Total 479.202
BPOM: Vaksin Sinovac Tidak Ada Efek Samping Kritikal
Kemenag Izinkan Penggunaan Asrama Haji Bekasi sebagai RS Darurat

(mdk/ray)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.