LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kasus Covid-19 Melonjak, Labkesda Tangerang Didorong Percepat Hasil Tes PCR

Pemkot Tangerang berusaha meningkatkan kapasitas 3T yakni testing, tracing dan treatment menyusul melonjaknya kasus Covid-19. Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Tangerang pun diminta mempercepat proses pemeriksaan sampel swab PCR untuk memudahkan penelusuran dan penanganan warga yang terpapar virus corona.

2021-06-28 14:03:20
Covid-19
Advertisement

Pemerintah Kota Tangerang berusaha meningkatkan kapasitas 3T yakni testing, tracing dan treatment menyusul melonjaknya kasus Covid-19. Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Tangerang pun diminta mempercepat proses pemeriksaan sampel swab PCR untuk memudahkan penelusuran dan penanganan warga yang terpapar virus corona.

"Sekarang kita tambah kapasitas tracing, misal sebelumnya 1.000 jadi 1.200, karena yang di-tracing banyak," kata Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah di Puspemkot Tangerang, Senin (28/6).

Dia menyebutkan, pada Sabtu (26/6), sampel swab PCR yang masuk ke Labkesda Kota Tangerang sebanyak 2.000 sampel. Padahal, sebelumnya hanya berkisar 400 sampai 500 sampel per hari.

Advertisement

"Jadi salah satu kunci sukses penangangan ini 3T," jelas Arief.

Dia memaparkan, kasus positif Covid-19 di Kota Tangerang mengalami kenaikan tajam dalam dua pekan terakhir. Pemeriksaan swab PCR yang dilakukan puskesmas dan RSU juga ikut meningkat.

"Totalnya ada 3.000 sehari, kapasitasnya dari 600 tes sudah ditingkatkan jadi 1.000 yang keluar hasilnya. Tadi kami cek dari Kepala Labkesda ingin minta ada bantuan tambahan tenaga," jelas Arief.

Advertisement

Untuk itu, dia juga berpesan kepada petugas Labkesda, untuk mempercepat hasil pemeriksaan agar warga tanpa gejala segera mengetahui dirinya positif Covid-19. Mereka pun akan lebih berhati-hati, sehingga tidak menularkan kepada orang lain.

"Saya sudah instruksikan Pak Sekda supaya pemeriksaan lebih cepat lagi, karena di lapangan untuk tegaknya diagnosa dari dokter, dari puskesmas itu perlu ada hasil PCR. Makanya Labkesda sudah setiap hari melakukan pemeriksaan," jelas Arief.

Meski begitu, Arief berharap warga Kota Tangerang bisa menjadi garda terdepan dalam memutus mata rantai Covid-19. "Yang terpenting sebenarnya masyarakat sekarang mereka bisa harus menjadi garda terdepan, supaya bisa memutus mata rantai covid19 ini," harapnya.

Baca juga:
Kamar Isolasi Pasien Covid-19 di Graha TMII Penuh
50 Pasien Covid-19 di Graha Wisata TMII Telah Sembuh
23 Pegawai Terpapar Covid-19, Puskesmas Pengasih II Kulon Progo Ditutup
Ridwan Kamil Tegaskan Takkan Lockdown Wilayah, Ini Alasannya
Kasus Masih Tinggi, Pemprov DKI Siapkan 4 Skenario Terburuk untuk Tangani Covid-19
Gubernur Koster Keluarkan SE Baru, Pendatang Wajib Bawa Surat PCR Masuk Bali

(mdk/yan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.