Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Objek Wisata di Kabupaten Bogor Masih Ditutup
Bahkan, dalam dua hari terakhir, yakni 14 dan 15 Juni 2020, tambahan pasien positif mencapai 17 orang. Sementara pasien sembuh hanya empat orang.
Pemerintah Kabupaten Bogor menilai penularan Covid-19 masih cukup tinggi. Sehingga Pemkab Bogor belum berencana untuk membuka objek-objek wisata dalam waktu dekat.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, Syarifah Sofiah menjelaskan, objek wisata baru akan dibuka jika Bumi Tegar Beriman dikategorikan masuk zona biru dengan indikator angka reproduksi efektif (Rt) di bawah satu.
"Penetapan zona biru itu, antara lain jika angka Rt kurang dari satu, setidaknya dalam dua minggu berturut-turut dan juga ada variabel lainnya. Kalau itu sudah terpenuhi, maka objek wisata boleh buka dengan pembatasan jumlah pengunjung," kata Syarifah, Selasa (16/6).
Namun, dalam data yang sehari-hari dirilis Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bogor, tambahan pasien positif selalu muncul, bahkan lebih tinggi dibanding jumlah pasien sembuh.
Bahkan, dalam dua hari terakhir, yakni 14 dan 15 Juni 2020, tambahan pasien positif mencapai 17 orang. Sementara pasien sembuh hanya empat orang.
Pada Minggu (14/6), tambahan pasien positif mencapai 12 orang dan keesokan harinya terdapat tambahan lima orang pasien positif. Sehingga secara keseluruhan, pasien positif yang saat ini tengah menjalani perawatan mencapai 218 orang.
"Untuk yang sembuh total saat ini 63 orang," kata perempuan yang juga menjabat Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang) Kabupaten Bogor ini.
(mdk/rnd)