LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kasus atlet terlantar, DPR minta pemda buat anggaran khusus

Kasus atlet terlantar, DPR minta pemda buat anggaran khusus. Anggota Komisi X Fraksi PPP Reni Marlinawati prihatin dengan nasib sembilan atlet asal Provinsi Sulawesi Tengah terlantar di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan. Mereka tidak bisa pulang ke kampungnya di Palu, Sulawesi Tengah karena tidak memiliki ongkos.

2016-09-23 22:25:00
PON XIX di Jawa Barat 2016
Advertisement

Anggota Komisi X Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Reni Marlinawati merasa prihatin dengan nasib sembilan atlet asal Provinsi Sulawesi Tengah terlantar di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan. Mereka tidak bisa pulang ke kampungnya di Palu, Sulawesi Tengah karena tidak memiliki ongkos.

"Saya agak kaget juga dan turut prihatin kalau betul peristiwanya seperti itu. Karena kan seyogyanya itu event PON ini kan apapun membawa nama baik daerahnya masing-masing," kata Reni saat dihubungi merdeka.com, Jumat (23/9).

"Karena atlet ini kan juga pahlawan bagi daerahnya bagi bangsa. Daerah lain itu kan sampai meminjam membeli atlet dari daerah lain gitu, supaya dia bisa jadi juara. Saya prihatin lah," sambungnya.

Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Morowali disebut tidak memberikan dana bagi mereka untuk akomodasi ke lokasi PON. Seharusnya, kata Reni, pemerintah daerah membuat pos anggaran khusus operasional para atlet mereka jelang kompetisi olahraga.

"Maka wajar lah kalau daerah ini membuat skala prioritas penganggaran untuk persiapan keberangkatan dan segala macam," tegasnya.

Tak hanya biaya operasional, Reni beranggapan pemerintah di daerah juga harus menyiapkan anggaran program untuk pembinaan dan pelatihan. Sebab, jika atlet tersebut berprestasi otomatis nama baik daerah tersebut juga terlihat.

"Maka seharusnya pola pelatihan pembinaan keberangkatan kepulangan termasuk bagi yang mendapat penghargaan haus menjadi tanggung jawab Pemda," terangnya.

Ditambahkannya, Komisi X akan mendorong pemerintah pusat untuk mengimbau jajarannya di daerah agar memperhatikan nasib para atlet berbakat tersebut.

"Kita hanya meminta kepada pemerintah untuk mengimbau mengupayakan kepada pemerintah daerah untuk memperhatikan lagi para atlet. Bisa melalui permen, perintah Presiden langsung atau surat edaran. Biasanya kalau teknis begitu pakai surat edaran dari kementerian," pungkasnya.

Seperti diketahui, sebanyak sembilan atlet asal Provinsi Sulawesi Tengah terlantar di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan. Mereka yang merupakan atlet Muay Thai ini tak punya ongkos pulang ke tempat asalnya di Palu, Sulawesi Tengah.

Kami berangkat sejak awal memang tidak dari uang Pemda. Ini uang patungan anggota DPRD dan uang kami sendiri," kata pelatih sembilan atlet tersebut, Iwan Said di Stasiun Manggarai, Jakarta, Kamis (22/9).

Iwan menjelaskan setelah mengikuti pertandingan terakhir di Cianjur, mereka lalu memutuskan pulang naik kereta dari Bogor. Dikarenakan tak punya uang, mereka harus menetap sementara di Stasiun Manggarai.

Pemerintah setempat, kata dia, tepatnya Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Morowali tak memberikan dana bagi mereka untuk akomodasi ke lokasi PON. Maka dari itu, dia menyatakan uang pegangan mereka sebesar Rp 15 juta berasal dari swadaya.

"Kami sudah lama mengajukan, paling tidak atributlah untuk tanding. Tapi tidak sama sekali, kami berangkat swadaya bawa uang Rp 15 juta," katanya.(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.