LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kasasi ditolak MA, Akil akan ajukan PK

"Kita terima sajalah masalah ada hal-hal lain. Kita bisa PK dan grasi. Kita jalani saja," kata Akil.

2015-02-23 23:44:13
Sidang Kasus Akil
Advertisement

Mahkamah Agung menolak permohonan kasasi mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Akil Mochtar. Dengan demikian, hukumannya tetap seumur hidup.

Menangapi hal itu, Akil tak mempermasalahkan penolakan permohonan kasasi tersebut. Akil menyebut hukuman seumur hidup bisa diajukan pemotongan massa tahanan atau grasi.

"Kita terima sajalah masalah ada hal-hal lain. Kita bisa PK dan grasi. Kita jalani saja," kata Akil usai menjalani pemeriksaan di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Senin (23/2).

Akil mengaku akan mengajukan peninjauan kembali terkait kasasi yang diajukan ditolak oleh Mahkamah Agung. "Insya allah, kita jalani dulu kan sudah inkrah," ujar Akil.

Sebelumnya, Mahkamah Agung menolak permohonan kasasi mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar sehingga dia tetap harus menjalani hukuman seumur hidup.

"Permohonan kasasi M Akil Mochtar yang dijatuhi hukuman seumur hidup oleh Pengadilan Tinggi DKI, tidak dikabulkan oleh Mahkamah Agung," kata anggota Majelis Hakim Kasasi, Krisna Harahap, di Jakarta, Senin.

Krisna menjelaskan permohonan kasasi ditolak antara lain dengan pertimbangan bahwa Akil Mochtar adalah hakim Mahkamah Konstitusi yang seharusnya merupakan negarawan sejati yang steril dari perbuatan tindak pidana korupsi.

"Sebagai pengawal utama konstitusi yang merupakan fundamental dan higher law sistem perundang-undangan kita, Akil Mochtar seharusnya mengharamkan setiap usaha siapapun yang ingin menodai asas-asas demokrasi yang terkandung dalam UUD sebagaimana termaktub dalam pembukaan konstitusi RI yang merupakan filosofische grondslag bangsa," katanya.(mdk/did)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.