Kasad sebut Yonif 521 Kediri dikirim buat jaga perbatasan di Nunukan
Para prajurit bakal diminta buat mencegah praktik illegal logging dan penyelundupan narkoba.
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memberikan arahan pada ratusan prajurit Yonif 521/Dadaha Yudha Kediri akan berangkat ke perbatasan Kalimantan Utara di Nunukan pada akhir Mei ini.
Dalam keterangannya di depan wartawan, Gatot menyatakan kedatangannya hanya buat memeriksa semua perlengkapan penugasan "Saya ke sini ini untuk mengecek semua kelengkapan penugasan," kata Gatot, Selasa (19/5).
Gatot mengatakan, penugasan prajurit Yonif 521 Kediri ini bukan dalam rangka misi perang. Sebab menurut dia, di Nunukan tidak ada musuh.
"Ini bukan penugasan perang namun pengamanan perbatasan sekali lagi saya sampaikan ini bukan penugasan perang," ujar Gatot.
Menurut Gatot, pengiriman pasukan dirasa perlu sebab Nunukan adalah wilayah berbatasan langsung dengan Malaysia. Di sana juga rawan praktik pembalakan liar (illegal logging) dan penyelundupan narkoba.
Sebelumnya, Pangdam V Brawijaya Mayor Jendral Eko Widiatmoko, juga sudah melakukan pemeriksaan perlengkapan penugasan prajurit Yonif 521. Ratusan prajurit ini juga telah dilatih berbagai keterampilan khusus, salah satunya menangani kasus-kasus narkoba dan juga pengenalan berbagai jenis narkoba yang dilakukan oleh Sat Reskoba Polres Kediri Kota.(mdk/ary)