Kasad Dudung Temui Menko Polhukam: Lapor Wilayah Papua Masih Dikuasai KKB
Dalam pertemuan tersebut Mahfud juga menjelaskan pemerintah terus melakukan dialog dan mengatasi berbagai permasalahan yang ada di Papua melalui pendekatan kesejahteraan.
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menjelaskan saat ini aparat telah mengidentifikasi wilayah yang belum kondusif di Papua. Daerah tersebut kata dia, masih ditemukan Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB.
"Kita sudah mapping daerah yang agak panas. Yang agak panas kan daerah tertentu saja dan orangnya itu itu saja, jangan terlalu banyak buang energi ke situ, oleh sebab itu kita membina papua sebagai saudara kita. Papua itu saudara kita, bukan KKB. Papua itu saudara kita sama dengan Jawa, Sumatera, Bugis, Aceh. Papua kita perlakukan sama sebagai bagian dari NKRI," kata Mahfud usai bertemu dengan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jendral TNI Dudung Abdurachman, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono di Kantornya, Jakarta Pusat, Selasa(7/12).
Dalam pertemuan tersebut Mahfud juga menjelaskan pemerintah terus melakukan dialog dan mengatasi berbagai permasalahan yang ada di Papua melalui pendekatan kesejahteraan. Hal tersebut kata dia dilakukan sesuai amanat INPRES No.9 Tahun 2020 tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat dan undang undang No. 2 tahun 2021 tentang Otonomi Khusus Papua.
"Pendekatan yang akan dipergunakan itu, adalah pendekatan kesejahteraan, dimana sumber daya yang dimiliki oleh pemerintah baik itu aparat, personal, maupun keuangan, akan difokuskan dalam upaya membangun kesejahteraan dalam suatu kerja yang kolaboratif, komprehensif, sesuai dengan Inpres,"bebernya.
Dia mengutarakan selain melakukan pendekatan kesejahteraan, pemerintah terus mengutamakan dialog dalam rangka membangun Papua.Papua kata Mahfud adalah bagian dari NKRI sama seperti wilayah di Indonesia lainnya.
"Ada yang mengatakan kita harus dialog dengan rakyat Papua, kita akan terus meneruskan melakukan dialog, karena selama ini juga seperti masyarakat tahu kita terus lakukan berdialog.Saya mengundang mereka kesini, berdialog dengan kepala adat, akademisi, pimpinan keagamaan, pimpinan organisasi kepemudaan, kita akan terus mengutamakan dialog dalam rangka membangun Papua," bebernya.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman menyatakan siap mendukung program pemerintah yang telah dicananangkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan menyiapkan personel-personel yang akan melaksanakan tugas operasi. Dia menjelaskan, Kasad menitikberatkan tugas dalam pembinaan, sementara operasional berada di dalam rahan Panglima TNI.
"Ini ditindaklanjuti oleh Panglima TNI bahwa di Papua pendekatannya adalah pendekatan kemanusiaan, yaitu melakukan operasi teritorial yang di dalamnya adalah pembinaan-pembinaan kepada masyarakat, sehingga kami jajaran angkatan darat mendukung penuh dan akan menyiapkan jajaran kami dalam rangka program tersebut," ungkap Dudung.
Baca juga:
Kasad Jenderal Dudung Minta Pindad Prioritaskan Senjata Prajurit TNI
Silahturahmi dengan Ulama, Kasad Jenderal Dudung Datangi Markas PBNU
Potret 2 Sahabat TNI-Polri, Dulu Bintang 2 di DKI, Kini 1 Orang Melejit Jadi Jenderal
Kasad Dudung akan Rekrut Santri Jadi Prajurit TNI
Soal Reuni 212, Kasad Minta Tak Lakukan Aksi karena Izin Tidak Ada
Sosok Hillary Brigitta, Anggota DPR Cantik Colek Kasad Minta Dikawal Prajurit TNI