Karyawati Indomaret Pekanbaru dibunuh karena tolak cinta pelaku
Mulanya pelaku berharap Vivie yang diajaknya jalan-jalan akan jadi sasaran preman kemudian tewas, tapi tak terjadi.
Polisi menangkap pembunuh Sri Vivi Sulastri alias Vivie (20), karyawati Indomaret, Pekanbaru. Sebelumnya dia yang ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan di semak-semak Jl Jati Mandiri, Gang Pribadi Mulya, Kelurahan Simpang Baru Kecamatan Tampan, Pekanbaru,
Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Hariwiyawan Harun, menyebut Vivie dibunuh dengan cara lehernya dijerat tali.
"Korban dibunuh dengan cara dijerat menggunakan tali oleh teman sekolahnya semasa di Sekolah Menengah Atas," ujar Hari kepada wartawan, Minggu (5/7).
Korban tinggal di Jl Dahlia VII, Kecamatan Kampar Timur, Kabupaten Kampar. Dia bekerja di gerai Indomaret Jl Jenderal Sudirman tepatnya di seberang kantor Kejaksaan Negeri Pekanbaru.
Dikatakan Hari, pelaku bernama Muhamad Agus Dudung alias Agus (21), merupakan teman korban sewaktu sekolah di SMA dan juga satu kampung halaman.
"Sebelum kejadian, korban dan pelaku juga selalu intens berkomunikasi melalui pesan singkat," kata Hari.
Selama ini pelaku juga menaruh hati kepada korban. Namun korban tidak meresponnya dan menganggap pelaku sebagai sahabat.
"Saat berkomunikasi melalui pesan singkat seminggu sebelum dibunuh, pelaku mengaku diejek dengan kata 'kunap' dan 'leboi' kepada wanita," katanya.
Sakit hati dan dendam, Agus kemudian merencanakan pembunuhan pada Vivie. "Pelaku kemudian mengirim pesan singkat untuk janjian ketemu dan meminta korban untuk menjemputnya di Jalan Uka, Rabu (01/7) malam, sekitar pukul 19.20 WIB," jelas Hari.
Menurut pengakuan pelaku, kata Hari, rencananya pelaku akan membawa korban untuk duduk-duduk di seputan Stadion Utama agar ditangkap dan dikerjai para preman. "Namun sewaktu korban dan pelaku duduk-duduk di Stadion Utama hal itu tak terjadi," kata Hari.
Karena gagal, lanjut Hari, pelaku kemudian mengajak korban untuk duduk di Jl Garuda Sakti Gang Mulya/Jalan Jati Mandiri, Gang Pribadi Mulya, Kelurahan Simpang Baru Kecamatan Tampan, beralasan ingin menceritakan sesuatu. Korban yang tak menaruh curiga lalu mengiyakannya.
"Di tempat kejadian perkara itulah pelaku membunuh korban dengan cara menjerat leher korban menggunakan tali yang ditemukan disemak-semak," terang Hari.
Baca juga:
Karyawati Indomaret Pekanbaru dibunuh karena kerap mengejek kawan