LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Karyawan hotel & restoran di Puncak terancam di rumahkan karena sepi pengunjung

Jalur utama Puncak-Bogor ditutup akibat longsor. Bahkan sejak seminggu terakhir, sejumlah hotel kelas melati telah melakukan hal tersebut untuk mengurangi biaya operasional akibat dampak penutupan jalur sejak lima belas hari terakhir. Meskipun beberapa hari yang lalu dikabarkan jalur akan kembali dibuka normal.

2018-02-17 00:06:00
Longsor Puncak Bogor
Advertisement

Ribuan karyawan hotel dan rumah makan di wilayah Puncak-Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, terancam dirumahkan karena sepinya pengujung. Jalur utama Puncak-Bogor ditutup akibat longsor.

Bahkan sejak seminggu terakhir, sejumlah hotel kelas melati telah melakukan hal tersebut untuk mengurangi biaya operasional akibat dampak penutupan jalur sejak lima belas hari terakhir. Meskipun beberapa hari yang lalu dikabarkan jalur akan kembali dibuka normal.

Iwan Boim, Humas Zury Hotel di Jalan Raya Puncak-Cipanas, saat dihubungi Jumat, mengatakan untuk akhir pekan kali ini sejumlah kamar hotel dan belasan bungalow sudah dipesan sejak jauh hari oleh tamu dari Bandung.

Advertisement

Namun dua kali akhir pekan, hanya beberapa kamar hotel yang terisi karena sepinya tamu akibat penutupan jalur Puncak-Bogor. "Untuk akhir pekan kali ini, tamu yang datang sudah memesan kamar dan bungalow sejak jauh hari sebelum longsor terjadi, itupun dari Bandung," kata Iwan Boim. Demikian dikutip dari Antara, Jumat (16/2).

Dia dan pengusaha lainnya berharap jalur Puncak-Bogor segera dibuka agar pihak perusahaan tidak merumahkan karyawan karena tidak ada tamu yang datang.

"Harapan kami segera dibuka kembali dan tamu dengan mudah untuk datang ke Cipanas. Sejak jalur tutup kami sudah mulai mengurangi karyawan yang terpaksa diliburkan secara bergiliran karena perusahaan tidak bisa menutupi operasional setiap harinya," kata Iwan.

Advertisement

Sementara pengelola vila di Puncak-Cipanas terpaksa mengeluarkan biaya ekstra untuk operasional karena sepinya tamu yang datang. Tidak sedikit yang menurunkan harga agar vila mereka tetap terisi untuk menutupi biaya operasional dan membayar karyawan.

"Kalau ada tamu yang datang, asal uangnya cukup untuk membayar tagihan listrik dan air, kami sewakan karena sejak jalur Puncak ditutup, tidak ada tamu sama sekali. Bahkan hari ini yang kami harapkan ada tamu yang datang hanya mimpi belaka karena Puncak masih tutup," katanya.

Baca juga:
Jelang libur panjang, jalur Puncak masih ditutup
Jalur puncak ditutup akibat longsor, pengusaha klaim rugi Rp 1,5 M per hari
Jalur puncak ditutup 20 hari, ini jalan alternatif dari Kemenhub
PT KAI targetkan 14 Februari KA Bogor-Sukabumi kembali beroperasi
Pemerintah relokasi pedagang di Puncak cegah korban jiwa jika longsor
Kementerian LHK: Setiap tahun terjadi longsor di Puncak
Perbaikan pasca bencana, jalur Cisarua-Ciloto ditutup sementara mulai 6 Februari

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.