Karutan KPK: Tak ada menu spesial untuk para sosialita
Saat berbuka maupun sahur, Angie dan Neneng memilih tetap berada di sel nya sambil menikmati menu ala rutan KPK.
Empat wanita cantik dan berprestasi kini ditahan di Rutan KPK karena terlibat dalam kasus korupsi yang berbeda-beda. Mereka adalah Miranda Swaray Goeltom, Angelina Sondakh, Mindo Rosalina Manulang dan terakhir Neneng Sriwahyuni.
Bagi Angie dan Neneng, bulan Ramadan tahun ini sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Sebab, mereka tak ada di tengah keluarga melainkan di balik jeruji besi.
Menurut Kepala Rumah Tahanan KPK, Arifuddin, meski nama kedua wanita itu saat ini cukup tersohor, KPK tidak memberikan perlakuan khusus untuk mereka. Tak terkecuali saat bulan Ramadan ini. Arifuddin mengatakan, meskipun penghuni rutan KPK para sosialita, KPK tidak menyediakan menu makanan khusus untuk mereka saat berbuka puasa maupun sahur.
"Untuk makanan berbuka, semuanya disesuaikan sama. Cuma yang beda kan bagi yang berpuasa, ya tidak dapat untuk makan siangnya aja," ujar Arifuddin saat berbincang dengan merdeka.com, Sabtu (21/7) malam.
Arifuddin menambahkan, selama bulan Ramadan ini aktivitas para tahanan juga tak ada yang terlalu berbeda dengan hari-hari biasanya. Hanya saja, untuk Angie dan Neneng biasanya memilih berbuka dan sahur di selnya masing-masing.
"Semuanya seperti biasa, mereka pun juga sahur dan berbuka di selnya masing-masing, tambahnya.
KPK pun menerapkan aturan ketat bagi para tahanan. Salah satu poin aturan itu adalah, para tahanan tidak diperkenankan berbuka bersama keluarga karena waktunya di luar jam besok. Untuk diketahui, waktu besuk di rutan KPK adalah pukul 12.00 WIB dan 15.00 WIB.(mdk/lia)