Karding sebut pelemahan Rupiah karena faktor eksternal bukan internal
Menurutnya, sudah banyak kebijakan yang dikeluarkan untuk mengatasi permasalahan ini. Misalnya beberapa ratus barang impor yang dikurangi dan menjaga daya beli masyarakat.
Timses Prabowo Subianto mengkritik nilai tukar Rupiah di masa pemerintahan Presiden Joko Widodo. Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Koalisi Kerja Indonesia (TKN KIK), Abdul Kadir Karding, menegaskan melemahkan nilai tukar Rupiah didominasi faktor eksternal.
"Sehingga, yang bisa kita lakukan adalah kebijakan-kebijakan yang kira-kira bisa mengurangi atau menahan daripada pergerakan dolar ini," ungkap Karding di Jakarta, Rabu (17/10).
Menurutnya, sudah banyak kebijakan yang dikeluarkan untuk mengatasi permasalahan ini. Misalnya beberapa ratus barang impor yang dikurangi dan menjaga daya beli masyarakat.
"Dan saya kira siapa pun pemerintahnya, kalau ini terkait dengan faktor eksternal itu tidak akan bisa menahan itu. Sambil terus mengelola struktur ekonomi kita, keuangan kita, fiskal kita supaya sehat," katanya.
Karding mengatakan, yang terpenting adalah prinsip bahwa daya beli masyarakat tetap terjangkau.
"Ini yang penting. Dan kenaikan dolar ini tidak berakibat pada masalah-masalah ekonomi kita," jelas dia.
Terkait kritikan ketersediaan lapangan kerja, dia juga menilai tidak sesuai dengan fakta.
"Jadi semua parameter ekonomi, kalau kami nggak mau bicara di luar data, semua datanya ada. Soal perdebatannya anda percaya sama data BPS atau tidak, itu urusan anda. Tetapi kepada siapa kita punya standar data tentu BPS. Nggak ada yang lain. Atau lembaga kredibel lainnya," kata Karding mengakhiri.
Reporter:Ratu Annissa Suryasumirat
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Doa Timses Jokowi untuk Prabowo: Semoga jadi negarawan dan hidupnya penuh berkah
Jokowi-Ma'ruf harus hadir di sidang dugaan kampanye di videotron, ini kata Timses
Karding sebut anggota TKN terlibat kasus korupsi langsung dikeluarkan
Dirugikan larangan kampanye di pesantren, Timses Jokowi-Ma'ruf akan ke Bawaslu
Waketum Gerindra sebut Jokowi sengsarakan rakyat, timses ajak debat pakai data
Tonjolkan sisi positif, Kubu Jokowi tak mau kampanye negatif mendominasi
Gerindra: Jokowi sengsarakan rakyat, mematikan petani dengan impor beras