LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kapster salon plus: Tak bisa potong rambut, asal puaskan lelaki

Ia nekat terjun ke dunia kelam tersebut lantaran terjepit masalah ekonomi.

2013-11-03 09:06:00
Salon Mesum
Advertisement

Biasanya di salon, seorang kapster harus pandai memangkas rambut konsumennya. Namun, di salon yang menjadi kedok prostitusi, mesti memiliki peralatan lengkap, para kapster malah tak bisa memangkas rambut.

"Pangkas rambut ngga bisa, yang penting di sini bisa puaskan lelaki," ujar Ria (bukan nama sebenarnya) seorang kapster dan pekerja seks komersil di salah satu pasar kawasan Jakarta Selatan saat berbincang dengan merdeka.com beberapa waktu lalu.

Ria mengaku menjadi pekerja di salon tersebut baru beberapa bulan saja. Dia nekat terjun ke dunia kelam tersebut lantaran terjepit masalah ekonomi.

"Aku punya anak kembar masih kecil-kecil. Suami sudah pergi kita bercerai," cerita wanita yang memiliki tinggi sekitar 160 cm itu.

Dia juga tak menampik kalau pekerjaan yang dia lakoni bukanlah pekerjaan mudah. Apalagi dia tidak digaji dan hanya mengandalkan tip.

"Kalau lagi sepi yah begini cuma duduk-duduk doang," katanya.

Namun, jika lagi ramai dia mampu meraup uang banyak. "Bisa Rp 500 ribu sehari," akunya.

Baca juga:

Dari bocah SMP hingga kakek jompo doyan ke salon esek-esek
Kapster salon plus: Tak bisa potong rambut, asal puaskan lelaki
Main di salon mesum, pria hidung belang rogoh kocek Rp 100 ribu
Mengintip bagian dalam salon esek-esek
Mencari kenikmatan di salon esek-esek

Advertisement
(mdk/has)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.