Kapolsek Ciracas Masih Dirawat di RS Polri, Alami Memar & Nyeri di Perut
Penyerbuan Polsek Ciracas hingga aksi pembakaran memakan korban. Tiga anggota polisi terluka. Salah satunya Kapolsek Ciracas Kompol Agus Widartono.
Penyerbuan Polsek Ciracas hingga aksi pembakaran memakan korban. Tiga anggota polisi terluka. Salah satunya Kapolsek Ciracas Kompol Agus Widartono.
Hingga kini, Kapolsek Ciracas Kompol Agus Widartono masih menjalani perawatan medis di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Rumah Sakit Polri Sukanto Kramat Jati telah melakukan pemeriksaan terhadap Agus.
Dari pemeriksaan tersebut, Agus hingga kini masih merasakan sakit di bagian perut.
"Kondisi kesehatan Pak Agus, Kapolsek Ciracas, kita sudah melaksanakan pemeriksaan scan, dan kontras hasil masih dalam batas normal. Artinya enggak ada pendarahan. Namun saat ini masih mengeluh rasa nyeri di perut. Sedangkan kepala yang tadinya pusing, mual sudah baik," katanya saat ditemui di RS Polri, Jakarta, Kamis (13/12).
Selain itu, ditemukan memar di bagian tubuh Agus. Memar itu diduga akibat pukulan benda tumpul.
"Sekarang masih dalam pengawasan dokter," katanya.
Sebelumnya, Kantor Polsek Ciracas, Jakarta Timur, diamuk massa. Massa yang datang pun membakar dan menghancurkan kantor polisi tersebut.
Perusakan Polsek Ciracas diduga buntut peristiwa pengeroyokan terhadap dua anggota TNI oleh sejumlah juru parkir di kawasan tersebut. Massa yang diperkirakan berjumlah 200 orang itu merangsek masuk Polsek Ciracas sebelum melakukan perusakan lantaran menduga penganiaya rekannya ditahan di kantor polisi tersebut.
Baca juga:
Kesaksian Orang Tua Diduga Pengeroyok Anggota TNI di Ciracas Rumahnya Dirusak Massa
Wiranto Soal Pembakaran Polsek Ciracas: Oknum yang Tidak Setia Pada Pemerintah
Polisi Kembali Tangkap Pelaku Pengeroyokan Dua Anggota TNI
Polri Minta Warga Tak Asal Tuding & Sebar Informasi Perusak Polsek Ciracas
Pascaperusakan dan Pembakaran, Polsek Ciracas Dijaga Anggota TNI-Polri
Pelayanan di Polsek Ciracas Kembali Normal Usai Dirusak Massa