Kapolri video ISIS latih anak-anak Indonesia berperang rekaman lama
Jenderal Badrodin meminta peredaran video itu tidak dibesar-besarkan.
Video latihan perang ISIS yang dilakoni anak kecil dengan durasi 20 menit heboh di media sosial. Selain latihan perang, dalam video juga terlihat anak kecil yang diperkirakan berumur 8 tahun membakar paspor Indonesia.
Menanggapi hal tersebut, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengungkapkan bisa saja itu gambar lama yang memang baru booming belakangan ini saja.
"Itu bisa saja gambar-gambar lama, bukan gambar baru. Itu bisa saja terjadi bukan sekarang, kan teknologi sudah canggih, bisa saja itu," kata Badrodin kepada wartawan, Sabtu (21/5).
Selain itu, Badrodin juga memastikan bahwa video tersebut dibuat bukan di wilayah Indonesia. "Bukan. Bukan di Indonesia," tegasnya.
Sementara itu, Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo menyatakan, video itu tak perlu dibesar-besarkan.
"Oh itu cuma video saja, sudah dihapus kok sama menteri," ucap Gatot.
"Saya sih enggak tahu juga (video mana), kan bisa saja. Perubahan anak-anak kan sama saja. Katanya YouTube kan gitu," tutupnya.
Baca juga:
JK nilai video anak-anak Indonesia latihan perang propaganda ISIS
Ini foto-foto bocah Indonesia dilatih menembak oleh ISIS
Sebelum EgyptAir hilang, ISIS rilis video akan habisi Prancis
Kemkominfo minta YouTube blokir video anak Indonesia berlatih perang
Empat perempuan jelita berani melawan ISIS