LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kapolri: Tangkap pemesan, pendana dan akun sejenis Saracen

Kapolri instruksikan tangkap pemesan dan pendana Saracen. Kapolri Jendral Tito Karnavian sudah memerintahkan anak buahnya untuk terus mengembangkan kasus Saracen. Jika ada akun yang serupa dengan Saracen yakni menebar kebencian, Tito juga memastikan bakal menindak tegas.

2017-09-05 11:00:10
Grup Saracen
Advertisement

Tim Mabes Polri sudah meringkus empat tersangka yang tergabung dalam jaringan Saracen, penebar ujaran kebencian dan konten bernada SARA. Empat orang tersebut yakni JAS sebagai ketua, MAH sebagai pendiri Saracen, MFT sebagai Koordinator Bidang Media dan Informasi dan SRN turut serta menyebarkan konten kebencian.

Kapolri Jendral Tito Karnavian sudah memerintahkan anak buahnya untuk terus mengembangkan kasus Saracen. Sebab, Saracen sudah membuat pemberitaan bohong (hoax) dan juga pemberitaan yang negatif.

"Enggak boleh adanya pembuatan hoax, konten-konten yang negatif, provokatif yang melanggar ITE. Itu akan membuat perpecahan di masyarakat, membuat isu negatif," kata Tito usai pimpin sertijab Pati Polri di Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (5/9).

Advertisement

Tito juga menginstruksikan menangkap para pengguna jasa Saracen. Jika ada akun yang serupa dengan Saracen yakni menebar kebencian, Tito juga memastikan bakal menindak tegas.

"Saya sampaikan tangkap-tangkapin saja. Yang pesan tangkepin, yang danain tangkepin. Ada lagi sejenis dengan itu, tangkapin," tegasnya.

Tito mengakui tidak mudah melacak para pelaku penebar kebencian dan juga para pengguna jasa Saracen. Penyelidikan kasus ini tidak bisa dengan pendekatan seperti kasus kriminal umum semisal pembunuhan.

Advertisement

"Ini enggak gampang. Karna mereka mainnya di cyber space. Maka kita melacaknya juga di cyber space, bukannya di lapangan," ucapnya.

Baca juga:
Jokowi minta Projo tak ikut-ikutan sebar kebencian seperti Saracen
Anggota Komisi III minta pengusutan Saracen jangan seperti bisul diobati salep
Polri tegaskan akan usut pengguna jasa Saracen
Sekjen PDIP sepakat akun penyebar kebencian di media sosial harus diberantas
Sebelum ditangkap, bos Saracen sempat akan buat proposal untuk klien
Saracen belum diblokir untuk memudahkan penyidikan polisi

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.