LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kapolri: Sketsa penyiram Novel hasil kerja sama dengan AFP Australia

Berdasarkan sketsa, ciri-ciri pelaku tersebut yakni memiliki tinggi badan antara 167 cm hingga 170 cm, berwarna kulit agak hitam, berambut keriting, dan memiliki badan cukup ramping. Sketsa ini menunjukkan pelaku tidak sama dengan empat orang yang sudah ditangkap Polri.

2017-07-31 18:03:48
Kapolri Tito Karnavian
Advertisement

Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian mengungkap sketsa foto orang yang diduga pelaku penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Sketsa itu, kata Tito, hasil kerja sama kepolisian RI dengan Australian Federal Police (AFP).

"Ini kita sudah lakukan berulang-ulang, mulai dari sketsa tangan sampai dengan menggunakan teknologi yang mutakhir. Kita bekerja sama dengan rekan-rekan dari AFP kepolisian Australia," jelas Tito di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (31/7).

"Kemudian kita rekonstruksikan menggunakan sistem komputer sehingga terakhir kita dapatkan yang ini. Ini mungkin belum dipublish ya, karena ini baru kira-kira dua hari yang lalu ini. Jadi kalau ada yang di media, majalah lain, saya tidak jelas dapat dari mana," sambung dia.

Berdasarkan sketsa, ciri-ciri pelaku tersebut yakni memiliki tinggi badan antara 167 cm hingga 170 cm, berwarna kulit agak hitam, berambut keriting, dan memiliki badan cukup ramping. Sketsa ini menunjukkan pelaku tidak sama dengan empat orang yang sudah ditangkap Polri.

"Ciri-cirinya sangat jauh dengan yang di perstiwa karena ini tinggi badannya tidak ada yang di atas 160 cm. Bahkan yang terakhir yang kita amankan namanya Lestaluhu berdasarkan keterangan saudara Novel. Rupanya saudara Novel dapat ini dari anggota Polri, tapi anggota polri mendapatkannya dari FB," pungkas Tito.

Baca juga:
Kapolri pastikan kirim tim investigasi temui Novel di Singapura
Kapolri nilai belum waktunya Presiden bentuk TPF kasus Novel
Kapolri tunjukkan sketsa penyiram Novel, ini ciri-cirinya
Kapolri sulit buktikan jenderal terlibat karena belum periksa Novel
Jokowi perintahkan Kapolri tuntaskan kasus Novel sesegera mungkin
Fadli Zon nilai Polri lamban usut kasus Novel ketimbang makar

(mdk/msh)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.