Kapolri: Pemimpin agar jadi strong leader harus memiliki power
Kapolri: Pemimpin agar jadi strong leader harus memiliki power. Tito mengimbau kepada para Capaja untuk tidak berhenti untuk belajar menimba ilmu guna memperkuat konsep dalam melaksanakan kepemimpinan dalam melaksanakan tugas yang diemban.
Kapolri Jenderal Tito Karnavian memberikan beberapa konsep untuk menjadi seorang pemimpin kepada para calon Perwira Remaja (Capaja) TNI-Polri. Hal itu disampaikan Tito, dalam acara pembekalan terhadap 728 Calon Perwira Remaja (Capaja) TNI-Polri angkatan 2017 di GOR Ahmad Yani, Mabes TNI, Jakarta Selatan, Senin (24/7).
"Seorang pemimpin agar menjadi seorang strong leader harus memiliki power atau kekuatan, follower atau pengikut atau anggota, serta konsep dalam memimpin," kata Tito di Mabes TNI, Jakarta Timur, Senin (24/7).
Namun, Tito menuturkan konsep dalam memimpin itu akan diperoleh berdasarkan pengalaman sendiri dan juga dari orang lain. "Melalui pendidikan formal maupun pendidikan informal," tuturnya.
Oleh karena itu, Tito mengimbau kepada para Capaja untuk tidak berhenti untuk belajar menimba ilmu guna memperkuat konsep dalam melaksanakan kepemimpinan dalam melaksanakan tugas yang diemban.
"Mengimbau para Capaja untuk senantiasa bersinergi guna menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Senantiasa bekerja keras untuk menjaga stabilitas keamanan dalam negeri demi suksesnya pembangunan nasional," ujarnya.
Tito juga meminta kepada para Capaja agar mendukung berbagai agenda pemerintah yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat. "Serta bersama-sama mengawal suksesnya agenda nasional yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat," tandasnya.
Diketahui, dari 728 Calon Perwira Remaja (Capaja) TNI-Polri yang mengikuti pembekalan berasal dari 437 taruna Akademi TNI. Sebanyak 224 taruna berasal dari Angkatan Darat, sebanyak 94 taruna dari Angkatan Laut, dan sebanyak 117 taruna dari Akademi Angkatan Udara 117 orang.
Sedangkan untuk taruna kepolisian sendiri berjumlah 292. Dengan 243 taruna dan 49 taruni. Sedangkan sisanya 2 taruna ditunjuk untuk National Defence Academy (NDA).(mdk/eko)