LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kapolri pastikan distribusi kebutuhan pokok jadi prioritas

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, dalam operasi Ketupat 2018 setidaknya ada beberapa target yang menjadi prioritas. Pertama adalah mengamankan jalan untuk arus mudik dan balik baik di jalur utara maupun selatan, sehingga pemudik merasa nyaman serta aman.

2018-06-10 13:56:19
Kapolri Tito Karnavian
Advertisement

Operasi Ketupat 2018 resmi digelar selama 18 hari terhitung sejak tanggal 7-24 Juni 2018. Pasukan gabungan keamanan baik dari Polri maupun TNI serta unsur Pemda tersebar disejumlah titik untuk memastikan kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2018.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, dalam operasi Ketupat 2018 setidaknya ada beberapa target yang menjadi prioritas. Pertama adalah mengamankan jalan untuk arus mudik dan balik baik di jalur utara maupun selatan, sehingga pemudik merasa nyaman serta aman.

"Selama ini sudah cukup banyak perbaikan, khususnya infrastruktur dan dari hasil pengecekan relatif akan lebih baik dari tahun sebelumnya. Tinggal kami kerja keras untuk urai titik macet dan menekan angka kecelakaan," katanya saat berkunjung di Pos Terpadu Cikopo, Minggu (10/6).

Advertisement

Prioritas kedua ialah memastikan distribusi dan stabilitas harga pangan serta kebutuhan pokok pada Hari Raya Idul Fitri. Polri terus memantau dan mengawal pendistribusian pangan ke pasaran.

"Selama kurang lebih dua bulan terakhir, lebih kurang ada 495 kasus yang berhubungan dengan masalah pangan, dilakukan dalam langkah menjaga distribusi pangan tidak terjadi anomali atau tidak terjadi pelanggaran yang dilakukan mafia atau kartel pangan," tuturnya.

Selanjutnya, Tito mengatakan, Operasi Ketupat juga bertujuan untuk menekan angka kejahatan konvensional, seperti premanisme, copet, jambret, dan sebagainya. Karena ini menjadi prioritas ketiga, aparat akan lebih meningkatkan keamanan di tempat-tempat publik.

Advertisement

"Pihak kepolisian sebelumnya sudah lakukan operasi cipta kondisi penyakit masyarakat. Ratusan pelaku kejahatan konvensional dan premanisme telah dilakukan tindakan hukum," tutupnya.

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.