LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kapolri: Operasi tetap dilanjutkan sampai Santoso tertangkap

Kapolri yakin bisa melumpuhkan kelompok Santoso yang selama ini sudah meresahkan.

2016-03-21 18:26:00
Helikopter jatuh di Poso
Advertisement

Anggota Komisi I DPR Ahmad Zainuddin meminta operasi pemberantasan kelompok teroris Santoso yang dilakukan TNI dan Polri sementara waktu jangan dilakukan. Pernyataan ini menyusul jatuhnya Helikopter jenis Helly Bell 412 di Desa Kasiguncu, Kabupaten Poso, sulawesi Tengah.

Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti tak menggubris usulan DPR. Dia punya dasar kuat meneruskan operasi pengejaran kelompok teroris Mujahiddin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Santoso.

"Yang lebih tahu di lapangan situasinya kan kita. Apa alasannya untuk dikeep? Operasi ini harus terus dilakukan sampai tertangkap," ujar Badrodin usai mengikuti rapat terbatas dengan topik Masalah Pencucian Uang dan Penggelapan Pajak di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Senin (21/3).

Advertisement

Mantan Kabaharkam ini yakin bisa melumpuhkan kelompok Santoso yang selama ini sudah meresahkan. Apalagi kelompok Santoso sudah mulai terdesak dan diketahui keberadaannya. "Ya titiknya sudah ada dari kemarin, hanya persoalannya titik itu bisa 2-3 km," jelasnya.

Diakuinya, bukan hal mudah melumpuhkan kelompok Santoso. "Apalagi mereka kan terbagi dalam beberapa tim, tidak satu tim saja. Nah itu yang mungkin bisa menyulitkan di dalam upaya penyergapan mereka. Makanya kalau kita sergap kan selalu yang bukan Santosonya," sambung dia.

Kapolri dan TNI diketahui telah lama melakukan operasi gabungan untuk memberhangus kelompok Santoso yang berada di Sulawesi Tengah. Namun hingga saat ini, tim operasi gabungan belum bisa meringkus Santoso dengan alasan kondisi medan sulit ditembus.

Advertisement

Bahkan kemarin Minggu (20/3) helikopter produk Amerika Serikat jenis Bell dengan Nomor HA 5171 jatuh saat melakukan operasi. Akibatnya tiga belas prajurit yang tengah berada dalam helikopter itu tewas. Diduga, jatuhnya helikopter karena ditembak kelompok Santoso.

Baca juga:
Helikopter yang jatuh di Poso tak sedang buru Santoso
Kapolri pastikan jatuhnya Helikopter TNI bukan diserang Santoso
Menhan sebut Santoso Cs tak punya kemampuan tembak jatuh helikopter
Helikopter TNI jatuh, Kapolri tegaskan perburuan Santoso berlanjut
Heli jatuh tak hentikan operasi Tinombala perburuan Santoso

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.