Kapolri Minta Pengawasan Ketat Warga yang Isolasi Mandiri
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Posko PPKM Mikro Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Rabu (26/6). Sidak dilakukan bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Posko PPKM Mikro Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Rabu (26/6). Sidak dilakukan bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin.
Dalam sidak itu, Sigit menekankan kepada pihak empat pilar setempat untuk melakukan pengawasan ketat terhadap warga yang sedang melaksanakan Isolasi Mandiri (Isoman).
"Tujuannya agar mencegah penyebaran virus Corona ke masyarakat setempat lainnya," kata Sigit.
Selama Isoman, Sigit juga meminta kepada empat pilar untuk memberikan bantuan pasokan makanan ataupun obat-obatan yang dibutuhkan oleh warga ketika menjalani Isoman.
"Pastikan dan yakini yang positif tidak keluar-keluar rumah. Tapi pastikan juga kebutuhan obat dan bahan pokok terpenuhi," ujarnya.
Jenderal bintang empat ini mengingatkan kepada penanggungjawab Posko PPKM Mikro di Ulujami, untuk memanajemen soal prosedur penanganan wilayah zona merah, oranye dan hijau.
Selain itu, eks Kabareskrim Polri ini menyebut, ke depan perlu didirikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan warga setempat. Kemudian, harus dilakukan penyisiran dari awal dengan melaksanakan tracing.
"Yang bisa masuk hanya petugas. Lockdown selama 14 hari ke depan setelah dinyatakan positif. Kebutuhan obat sudah tersedia oleh Puskesmas dan keputusan bersama yang menyatakan isolasi mandiri," sebutnya.
Di sisi lain, untuk wilayah Ulujami disebut Sigit, nantinya bakal dilakukan kembali proses vaksinasi massal untuk masyarakat setempat.
Sementara itu, Hadi meminta kepada jajarannya untuk membantu menyiapkan Velbed bagi masyatakat setempat. Serta, prosedur penanganan warga yang isolasi mandiri untuk diatur sedimikian rupa.
"Kepada Pangdam agar bantu siapkan Velbed untuk warga. OTG tidak apa-apa dengan prosedur yang sudah, namun kalau ODG harus laksanakan isolasi terkendali atau terpadu," ujar Hadi.
Senada, Menkes Budi menekankan soal penguatan penanganan bagi warga yang sudah dinyatakan positif terpapar virus SARS-CoV-2 tersebut.
Baca juga:
Kapolri Terbitkan e-Book Pedoman Penanganan Klaster Covid-19 dan PPKM Mikro
Panglima TNI dan Kapolri Sidak PPKM Mikro di Jakarta
Kapolri, Panglima TNI, dan Menkes, Tinjau Vaksinasi Massal Jelang HUT Bhayangkara
Viral Sopir Truk Dipalak di Jalan, Aksi Premanisme Kembali Jadi Sorotan
Kapolri dan Panglima TNI Tinjau Vaksinasi Pelaut-Pekerja Pelabuhan Tanjung Priok