Kapolri minta penanganan kasus Dimas Kanjeng tak ada gesekan
Tito juga meminta penghuni padepokan Taat Pribadi tidak perlu khawatir atas penetapan pimpinan padepokan mereka. Nantinya, Tito akan meminta Kementerian Agama dan lembaga keagamaan untuk memberi masukan serta pencerahan akan nasib kedepan penghuni padepokan.
Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus Kanjeng Dimas Taat Pribadi kepada Polda Jawa Timur. Tito juga mengimbau kepada Polda Jawa Timur agar penanganan perkara tidak menimbulkan gesekan yang menyebabkan suasana yang bergejolak.
Meski penanganan perkara kasus Dimas Kanjeng Taat Pribadi dilakukan oleh Polda Jawa Timur kasus tersebut tetap dipantau oleh Mabes Polri.
"Teknisnya saya sudah serahkan ke Polda Jatim di back up oleh Bareskrim. Kebijakan dari saya, tegakan hukum jangan sampai ada gejolak," ujar Tito saat memghadiri upacara peringatan hari kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila, Lubang Buaya, Jakarta, Sabtu (1/10).
Sementara itu, Tito juga meminta penghuni padepokan Taat Pribadi tidak perlu khawatir atas penetapan pimpinan padepokan mereka. Nantinya, Tito akan meminta Kementerian Agama dan lembaga keagamaan untuk memberi masukan serta pencerahan akan nasib kedepan penghuni padepokan.
"Ya prinsip kita menangani yang salah saya fikir untuk teman-teman di padepokan enggak usah gelisah kita juga harapkan Kemenag intervensi memikirkan adik-adik yang sekolah disana," pungkasnya.
Baca juga:
Jimly sebut Marwah Daud di Padepokan Dimas Kanjeng tak terkait ICMI
Lapor ke polisi, korban Dimas Kanjeng bawa 1 koper barang bukti
Cerita Dimas Kanjeng buka praktik penggandaan uang sistem MLM
Jeritan hati istri korban pembunuhan Dimas Kanjeng Taat Pribadi
Polisi dalami keterkaitan Marwah Daud dalam Padepokan Dimas Kanjeng
Pengikut Dimas Kanjeng ada di banyak wilayah termasuk dari Cianjur
Ini video kebohongan Dimas Kanjeng saat gandakan uang