LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kapolri Minta Anak Yatim Piatu Akibat Pandemi Diberi Pendampingan: Mereka Harus Ceria

Sigit menegaskan, walaupun anak-anak itu telah kehilangan orangtua, mereka tetap memiliki hak untuk mewujudkan cita-citanya. Dia meyakini dari ribuan anak-anak itu bakal lahir calon penerus bangsa.

2021-11-02 12:27:46
Kapolri Listyo Sigit
Advertisement

Pandemi Covid-19 tak hanya berimbas pada kesehatan maupun ekonomi. Kesehatan mental anak- anak juga bisa terdampak. Penyebabnya, pandemi telah membuat banyak anak kehilangan orangtua.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ingin anak-anak yang kehilangan orangtua akibat pandemi mendapatkan pendampingan dan perlindungan supaya bisa tumbuh seperti seperti sediakala dan tetap aktif.

"Ini tentunya tadi sudah kita sampaikan juga agar bisa tetap diberikan pendampingan secara khusus agar betul- betul bisa diikuti perkembangannya," kata Sigit saat gelaran acara pendampingan anak bertema "Peduli Anak, Indonesia Tangguh" pada Selasa (2/11).

Advertisement

Oleh sebab itu, demi menjaga kesehatan dan wujudkan cita-cita anak-anak yang terdampak akibat pandemi Covid-19, Polri bersama TNI, KemenPPPA, Kemensos menggelar kegiatan pendampingan psikososial terhadap anak-anak yang kehilangan orang tua akibat Covid-19.

"Dan harapan kita bahwa walaupun kondisinya tidak seperti anak-anak yang lain yang mungkin keluarganya lengkap. Namun mereka tidak boleh kehilangan keceriaan, mereka tidak boleh kehilangan perhatian," tambahnya.

Sigit menegaskan, walaupun anak-anak itu telah kehilangan orangtua, mereka tetap memiliki hak untuk mewujudkan cita-citanya. Dia meyakini dari ribuan anak-anak itu bakal lahir calon penerus bangsa.

Advertisement

"Karena mereka adalah generasi anak-anak kita yang tentunya akan menjadi genarasi penerus bangsa. Kita juga tidak menutup kemungkinan dari mereka ini akan lahir sosok pemimpin yang akan memimpin indonesia di masa mendatang," tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (MenPPPA), Bintang Puspayoga, menyebut tercatat ada sekitar 29.822 anak-anak yang kehilangan salah satu maupun kedua orangtua akibat pandemi.

"Tentu hari ini kami sangat berbahagia sekali, atas pendampingan psikososial ini adalah merupakan hal yang sangat penting untuk mengembalikan. Semangat anak yang ditinggal oleh salah satu maupun kedua orangtua," ujarnya.

Bintang berharap untuk ke depannya, kerjasama dan sinergi antara Kemensos, Kemendagri maupun kementerian dan lembaga lainnya dapat terus terjalin. Dalam rangka memberikan pendampingan terhadap anak-anak.

"Bagaimana pun juga mereka adalah anak-anak Indonesia yang menjadi tanggung jawab kita semua untuk bisa memberikan pendampingan," tuturnya.

"Mereka adalah generasi penerus bangsa yang tentunya kita harapkan mereka menjadi anak-anak yang tumbuh dan berkembang menjadi anak-anak yang hebat dan luar biasa," tambahnya.

Baca juga:
Pemerintah Batal Minta Kelebihan Pembayaran Insentif Nakes
Gerindra: Vaksinasi Covid-19 Jadikan Rakyat dan Negara Kuat
Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19, Pemkab Garut Siapkan Nakes hingga Ruang Isolasi
Pemkot Tangsel Siapkan Aturan Cegah Gelombang Ketiga Covid-19
Kasus Harian Menurun, Pemerintah Waspadai Tren Peningkatan Kasus Covid di 131 Daerah
INFOGRAFIS: 6 Efek Pandemi Covid-19 pada Kesehatan Mental Anak
Jumlah Kematian Covid di Seluruh Dunia Tembus 5 Juta dalam Waktu Kurang Dua Tahun

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.