LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kapolri minta anak buah tetap waspada antisipasi massa masuk Jakarta

Kapolri minta anak buah tetap waspada antisipasi massa masuk Jakarta. Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto mengatakan sejauh ini pihaknya belum menemukan tanda-tanda gerakan kelompok massa yang ingin Tamasya Al Maidah masuk ke Jakarta.

2017-04-19 15:30:30
Pilgub DKI
Advertisement

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menegaskan, pihaknya tak mendapatkan informasi terkait massa yang akan ke Jakarta untuk membantu mengamankan Pilkada DKI Jakarta putaran kedua. Massa ini bernama 'Tamasya Al Maidah'.

"Tidak ada. Sudah kita cek ke Kapolda Jabar, Kapolda Banten, kapolresnya juga begitu, Kapolres Bogor, Tangerang tidak ada mobilisasi massa dari luar Jakarta," kata Tito di gedung sekolah Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (19/4).

Meski demikian, mantan Kapolda Metro Jaya ini meminta agar anak buahnya tetap berwaspada atas potensi gangguan kamtibmas yang akan terjadi.

"Dan polda ini (Polda Metro Jaya) juga tetap waspada, dan saya sudah perintahkan kepada kapolda di Jawa dan sebagian Sumatera untuk melakukan lokalisir masyarakat yang ada kepentingan Pilkada di Jakarta saya minta gunakan kewenangan diskresi untuk tidak ke Jakarta karena akan mengakibatkan situasi yang kurang kondusif untuk Jakarta," bebernya.

Sebelumnya, satu hari jelang pencoblosan Pilgub DKI Jakarta, Polri dan TNI memperketat pengamanan Ibu Kota. Setiap daerah pintu masuk ke Jakarta disisir pihak kepolisian guna memastikan tidak adanya mobilisasi massa saat pesta demokrasi berlangsung.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto mengatakan sejauh ini pihaknya belum menemukan tanda-tanda gerakan kelompok massa yang ingin Tamasya Al Maidah masuk ke Jakarta.

"Belum ada pergerakan, kami di daerah sudah melakukan penyisiran baik itu Polda Jatim, Jabar, Banten, Lampung dan lainnya," kata Rikwanto di Komplek Mabes Polri, Jakarta, Selasa (18/4).

Berdasarkan maklumat yang telah diterbitkan Polri, masing-masing kepolisian daerah memang ditugaskan melakukan pencegahan masuknya kelompok massa ke Jakarta. Namun, dipastikan jenderal bintang satu ini, situasi Jakarta masih kondusif.

"Petugas melakukan pemeriksaan, artinya belum ditemukan kelompok undangan ke Jakarta itu yang mengatasnamakan tamasya-tamasya itu. Mereka yang datang ke Jakarta itu atas dasar pribadi," kata dia.

Rikwanto menegaskan, pihaknya tidak akan segan-segan menindak tegas massa yang mencoba masuk ke Jakarta dengan agenda merusak jalannya Pilgub DKI. Bahkan, diutarakan dia, puluhan ribu satuan TNI dan Polri telah disiapkan mengawal jalannya Pilgub DKI.

"Personel bantuan sudah datang, masing-masing sudah ditempatkan," pungkas Rikwanto.

Baca juga:
Polisi belum terima laporan pergerakan massa tamasya Al Maidah
Dukungan Anies-Sandi dan sindiran Ahok-Djarot soal tamasya Al Maidah
Ini 10 format peserta tamasya Al Maidah saat mendatangi TPS-TPS
Usai kunjungi ulama, Kapolres Malang minta warga tak datang ke DKI
Pilkada Jakarta, Depok berstatus siaga satu

Advertisement
(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.