Kapolri keluhkan dana pengamanan pemilu Rp 1 triliun belum cair
Agar proses dana pengamanan cepat cair, Polri akan melakukan komunikasi dengan Kementerian Keuangan.
Polri telah mengajukan dana untuk pengamanan pemilihan umum (pemilu) sebesar Rp 3,5 miliar. Setelah melakukan rapat DPR ternyata hanya disetujui Rp 1 triliun.
Meski berkurang, anggaran yang diajukan Polri tak kunjung cair. "Dialokasikan Rp 1 triliun, itu juga masih belum masuk," ujar Kapolri Jenderal Sutarman usai Salat Jumat di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (17/14).
Selama dana belum dikucurkan, maka pengamanan pemilu akan menggunakan dana belanja Polri. "Kita gunakan anggaran rutin yang ada, kan ada banyak anggarannya patroli dan lain lain," kata Sutarman.
Ketika ditanya, apakah akan meminta dana dari masyarakat atau pengusaha apabila dana pengamanan tidak dapat dicairkan oleh pemerintah? "Kalau enggak ada, baru berhenti kita. Lebih baik kita tidak bekerja dari pada membebani rakyat," jawab Sutarman.
Agar proses dana pengamanan cepat cair, Polri akan melakukan komunikasi dengan Kementerian Keuangan.
Baca juga:
Pemilu di depan mata, rakyat diminta cerdas kenali para capres
Blunder di Mata Najwa, Angel Lelga ditertawakan di internet
Pengamat nilai pengusaha jadi lumbung uang bagi Parpol
Pemilu jadi momen pemerintah dan parpol belanja jor-joran
Pemilu bantu genjot pertumbuhan industri pariwisata dan rokok