LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kapolri: Izinnya parade budaya, tapi disayangkan ada atribut partai

Kapolri: Izinnya parade budaya, tapi disayangkan ada atribut partai. "Kita beri teguran ke panitia supaya ke depan CFD tidak digunakan lagi untuk kegiatan partai, nanti banyak yang digunakan untuk kegiatan lain," kata Tito.

2016-12-05 16:38:54
Kapolri Tito Karnavian
Advertisement

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyayangkan maraknya atribut partai dalam aksi Kita Indonesia di sekitar Bundaran Hotel Indonesia (HI), Minggu (5/12) kemarin. Tito mengatakan, Polri telah menegur pihak panitia acara agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

"Sesuai kemarin permintaannya parade budaya, tapi memang disayangkan kita lihat ada atribut partai di situ. Kita beri teguran ke panitia supaya ke depan CFD tidak digunakan lagi untuk kegiatan partai, nanti banyak yang digunakan untuk kegiatan lain," kata Tito di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (5/12).

Menurutnya, semangat dari car free day yang digelar tiap minggu pagi itu adalah area hiburan dan budaya bagi masyarakat. Dan seharusnya terbebas dari kepentingan politik.

"Car free day spiritnya untuk memberikan area kepada masyarakat di hari Minggu untuk hiburan dan budaya, sekali lagi kita berikan teguran ke panitia," tegasnya.

Seperti diketahui, Ribuan orang berkumpul menyuarakan aksi 'Kita Indonesia' di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Minggu (4/12). Namun, perhelatan ini tak lepas dari berbagai persoalan.

Persoalan utama ialah munculnya sejumlah atribut partai politik (parpol) dalam acara yang digelar bersamaan dengan hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) atau car free day.

Berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta No. 12/2016 tentang Pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) Pasal 7 ayat 2 disebutkan bahwa HBKB tidak boleh dimanfaatkan untuk kepentingan partai politik dan SARA serta orasi ajakan yang bersifat menghasut.

Baca juga:
Sebut CFD tidak penting, Surya Paloh dituntut minta maaf
'CFD event netral dari kepentingan politik, bisnis dan unsur SARA'
Sumarsono menyesalkan banyak peserta aksi 412 beratribut partai
Membandingkan aksi 212 dan 412
Karut marut aksi 'Kita Indonesia' 412 di Bundaran HI

(mdk/tyo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.