LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kapolri belum dengar pengakuan Aiptu Labora

Jenderal Timur memastikan pihaknya akan menyelidiki dugaan dana yang mengalir ke rekening sejumlah petinggi Polri.

2013-05-20 21:02:00
Rekening gendut
Advertisement

Kapolri Jenderal Timur Pradopo enggan mengomentari kasus rekening gendut milik Aiptu Labora Sitorus (LS) yang diduga juga masuk ke rekening beberapa petinggi Polri. Dia berkali-kali mengatakan, kasus itu masih dalam masa pemeriksaan.

"Sekali lagi, ini kan masih proses penyidikan, kita tunggu saja. Kita kan juga belum tahu pengakuan yang bersangkutan," ujar Timur di Gedung Kementerian Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (20/5).

Terkait dengan status keanggotaan Aiptu LS, Timur pun belum dapat memberikan jawaban yang pasti. Dia masih harus menunggu kejelasan proses pemeriksaan.

"Semua masih berproses. Kita tunggu hasilnya. Masih dalam proses untuk penanganan kasusnya," kata Timur.

Lebih lanjut, Timur memastikan pihaknya akan melakukan penyelidikan terkait dugaan dana yang mengalir ke rekening sejumlah petinggi Polri. "Pasti (diperiksa)," tegas dia.

Sebelumnya, PPATK menemukan data transaksi perbankan komulatif dalam rekening milik Aiptu LS dengan jumlah Rp 1,5 triliun sepanjang lima tahun terakhir. PPATK kemudian melaporkan temuan itu kepada Polri.

Dalam sebuah kesempatan, Aiptu LS membantah uang itu berasal dari tindak kejahatan. Dia mengaku uang yang ada di rekeningnya berasal dari bisnis keluarga.

Atas hal ini, dia kemudian mengadu ke Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) agar kasusnya tidak dimasukkan ke ranah pidana melainkan sebatas pelanggaran kode etik. Usai mendatangi kantor Kompolnas, Aiptu LS kemudian ditangkap di kantor itu juga.(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.