LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kapolri beberkan strategi makar yang tunggangi demo 2 Desember

Kapolri beberkan strategi makar yang tunggangi demo 2 Desember. Tito mengatakan, dari informasi intelijen yang diperoleh Polri, pada pelaku makar ini berkomunikasi intens dengan pendemo. Menurut dia, kelompok ini ingin membelokkan ratusan ribu massa yang tergabung dalam GNPF untuk menduduki gedung DPR dan MPR.

2016-12-05 11:38:13
Demo 2 Desember
Advertisement

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian hadir dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR. Salah satu agenda rapat, Komisi III DPR ingin mempertanyakan tentang 11 aktivis yang ditangkap karena diduga ingin melakukan makar.

Tito mengatakan, dari informasi intelijen yang diperoleh Polri, pada pelaku makar ini berkomunikasi intens dengan pendemo. Menurut dia, kelompok ini ingin membelokkan ratusan ribu massa yang tergabung dalam GNPF untuk menduduki gedung DPR dan MPR.

"Silakan jika ingin datang ke DPR, sampaikan aspirasi ke komisi masing-masing, tapi duduki DPR secara paksa, kekerasan, apapun alasannya, itu inkonstitusional. Kami melihat gerakan itu," kata Tito di Gedung DPR, Jakarta, Senin (5/12).

Tito menjelaskan, pernyataan Polri soal makar bukan ditujukan kepada GNPF yang menuntut penegakan hukum terhadap Basuki T Purnama (Ahok). Dia mengeluarkan pernyataan itu karena ingin memberikan peringatan kepada para kelompok makar tersebut.

"Kami tahu Anda, kira-kira begitu, tolong hentikan, jangan manfatkan massa GNPF yang murni ingin proses hukum terhadap saudara Basuki. Polri komit untuk proses hukum itu sudah kita buktikan," tutur dia.

Tito melanjutkan, Polri melihat kelompok makar ini intens berkooptasi dengan GNPF. Oleh sebab itu, Polri membangun dialog dengan massa GNPF. Sebab, Tito mengaku tahu bagaimana cara kelompok makar ini ingin tunggangi massa GNPF.

"Kami bangun dialog dengan GNPF dalam rangka tuntutan Basuki atau melakukan ikut dalam upaya duduki DPR kemudian agenda politik lain? Mereka menyatakan komit, tidak, kami putusannya satu isu, proses hukum," terang Tito.

"Kalau begitu, jangan gunakan Jalan Sudirman Thamrin, kalau mereka gunakan jalan Sudirman Thamrin, dengan massa yang begitu besar, ekornya ada di DPR/MPR, sampai Semanggi, patung Senayan, belok dia ke depan Hotel Mulia dan seterusnya, sampai ke belakang DPR, berikutnya naik Semanggi dan pelintir sedikit saja mudah sekali jumlah massa besar mudah sekali (masuk DPR)," lanjut dia.

Oleh sebab itu, Tito intens komunikasi dengan massa GNPF agar tak mau ditunggangi kelompok yang disebut makar ini. Beruntung, menurut dia, GNPF tak mau ditunggangi meski ada sedikit orang-orang yang sudah dibayar untuk membelokan massa ke DPR untuk memaksa menggelar sidang istimewa menjatuhkan pemerintahan yang sah saat ini.

Baca juga:
Membandingkan aksi 212 dan 412
TNI tegaskan isu penyusup mau celakai Jokowi & Habib Rizieq hoax
Muhammadiyah sebut aksi damai 2-12 bukti kematangan sikap umat Islam
Said Aqil Siradj puji pelaksanaan aksi 2-12 berjalan aman & tertib
AJI sesalkan pengusiran MetroTV saat aksi 212
Ini AKBP Indra, yang dipercaya para ulama untuk adzan saat aksi 212

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.