LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kapolres Banjar Kalsel perintahkan anak buah tembak pelaku teror

Kapolres Banjar Kalsel perintahkan anak buah tembak pelaku teror. Dia siap dicopot dari jabatannya jika ada yang menyalahkan anak buahnya karena menembak pelaku teror.

2017-06-28 06:00:00
Terorisme
Advertisement

Aksi penyerangan terhadap Mapolda Sumut membuat seluruh Polda di Indonesia meningkatkan pengamanan. Kapolres Banjar, Kalimantan Selatan AKBP Takdir Mattanete langsung memerintahkan anak buahnya untuk menembak di tempat pelaku teror yang mengancam diri dan jiwa personel kepolisian.

"Jangan ragu atau berpikir, silakan ambil tindakan tegas tembak di tempat terhadap pelaku teror yang mengancam diri, anggota keluarga dan masyarakat," ujar kapolres di Martapura, seperti dilansir Antara, Selasa (27/6).

Perintah itu disampaikan Kapolres di depan ratusan anak buahnya pada penyerahan penghargaan kepada tokoh masyarakat yang berperan dalam menciptakan situasi kamtibmas.

Advertisement

Menurut kapolres, tindakan teroris yang terjadi di Mapolda Sumatera Utara dan Banten harus disikapi personel kepolisian karena sudah menjadi target golongan radikal itu.

"Saya siap dicopot sebagai kapolres jika ada anggota yang disalahkan karena menembak pelaku teror. Tembak mereka jika mengancam jiwa kalian, keluarga maupun masyarakat," tegasnya.

Bagi anggota polisi yang memegang senjata api diperbolehkan membawanya sehingga jika muncul ancaman bisa langsung bertindak. Meskipun situasi dan kondisi keamanan di Banjar bisa disebut baik tetapi seluruh personel kepolisian harus tetap waspada terhadap ancaman terorisme.

Advertisement

"Kita semua tidak boleh meremehkan (under estimate) dengan menganggap wilayah kita aman dan tenang, tetapi harus tetap waspada karena pelaku teror terus mengancam," pesannya.

Dikatakan, seluruh personel juga diperintahkan untuk lebih peduli dan tidak bersikap acuh terhadap lingkungan sehingga bisa mendeteksi secara dini setiap ancaman yang timbul.

"Hilangkan budaya acuh atau tidak mau peduli apalagi dengan orang asing yang masuk ke lingkungan masyarakat. Sebaliknya, bersikap waspada namun tetap senyum melayani," ujarnya.

Dia juga mengajak seluruh masyarakat ikut waspada dan peduli terhadap keberadaan orang tak dikenal yang masuk ke lingkungannya tempat tinggal. Sehingga bisa mengantisipasi segala kemungkinan.

"Masyarakat juga harus ikut berperan menjaga lingkungan dari setiap ancaman. Jika ada orang asing, tidak dikenal dan mencurigakan, segera laporkan ke polisi sehingga bisa disikapi," katanya.

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.