LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kapolda Sumut: Pembantaian sekeluarga di Medan pembunuhan berencana

Kapolda Sumut: Pembantaian sekeluarga di Medan pembunuhan berencana. Jenderal berbintang dua ini sempat menyampaikan satu indikasi yang menguatkan dugaan pembunuhan berencana itu. Dia memaparkan sejumlah barang berharga di rumah korban tidak diambil pelaku.

2017-04-09 16:31:41
pembunuhan sadis
Advertisement

Polisi masih menyelidiki kasus pembunuhan terhadap 5 orang satu keluarga di Pasar 1 Gang Tengah, Mabar, Medan, Minggu (9/4). Meskipun ada barang korban yang disebutkan hilang, peristiwa itu diduga merupakan pembunuhan berencana.

"Tentunya, kalau kita melihat kasusnya, ini pembunuhan berencana. Dugaan sementara di TKP, ini pembunuhan berencana, kemudian pelaku melarikan diri," kata Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel yang turun langsung ke lokasi pembunuhan.

Jenderal berbintang dua ini sempat menyampaikan satu indikasi yang menguatkan dugaan pembunuhan berencana itu. Dia memaparkan sejumlah barang berharga di rumah korban tidak diambil pelaku.

Menurut keterangan warga, hanya beberapa benda raib dari rumah korban. Masyarakat sekitar menginformasikan ada sepeda motor dan HP korban yang hilang.

Seperti diberitakan, pembunuhan sadis terjadi Pasar 1 Gang Tengah, Mabar, Medan, Minggu (9/4). Lima orang sekeluarga tewas dibantai dengan senjata tajam, sedangkan seorang balita kritis.

Korban pembunuhan yaitu pasangan suami istri Rianto (40) dan Yani (35) kedua anak mereka, Naya (14) dan Gilang Laksono (10) dan mertua Rianto, Marni (50). Di tubuh mereka ditemukan luka bekas senjata tajam.

Sementara putri bungsu pasangan Rianto dan Yani, Kirana (4), kritis. Dia masih menjalani perawatan di RS Mitra Medika, Jalan KL Yos Sudarso, Tanjung Mulia, Medan.

Penyidik masih melakukan olah TKP di lokasi kejadian. "Pertama untuk memastikan waktu kejadian dan peristiwa itu. Yang kedua untuk mengumpulkan berbagai informasi mengenai peristiwa yang terjadi, bagaimana masuknya, bagaimana keluarnya. Bagaimana pelaku menganiaya korban," jelas Rycko.

Rycko berharap kasus ini segera terungkap. "Mohon doa agar kasus ini bisa terungkap," harap Rycko.

Baca juga:
Diduga akibat kematian warga suku Amungme, guru dibantai di Timika
5 Orang sekeluarga dibantai di Mabar Medan, balita selamat
Pakai baju Spiderman, buron kasus mutilasi pasrah diciduk polisi
Amankan bisnis sabu sampai tega memutilasi teman
Dijaga tiga polisi, pembegal di Banyuasin masih jalani tes kejiwaan
Cerita sadis suami sewa kerabat bunuh istri karena diselingkuhi

(mdk/ian)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.