Kapolda Sumut menangis di samping jenazah Kapolsek
"Ini risiko tugas," katanya dengan mata berlinang.
Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro melayat ke rumah duka Kapolsek Dolok Pardamean, AKP Andar Yonas Siahaan yang tewas diamuk massa. Dia tampak menangis saat duduk bersila di samping jenazah sembari mengenang peristiwa yang dialami korban.
Wisjnu datang ke rumah duka di Jl Pintu Air IV Gang Kelapa, Medan Johor itu bersama Pangdam I Bukit Barisan, Mayjen Loudewijk F Paulus. Mereka melihat langsung jenazah AKP Andar Yonas dan menemui keluarga korban.
Jenderal polisi berbintang dua ini tampak menangis saat diwawancarai wartawan terkait pengeroyokan warga terhadap Kapolsek Dolok Pardamean. Air matanya terus menetes saat ditanya apakah akan ada kenaikan pangkat untuk AKP Andar Yonas Siahaan.
"Ini risiko tugas," kata Irjen Wisjnu dengan mata berlinang, Kamis (28/3).
Sebelumnya, AKP Andar Yonas Siahaan tewas saat menangkap tersangka bandar perjudian di Desa Dolok Saribu, Kecamatan Dolok Pardamen, Simalungun, Sumut Rabu (27/3) malam sekitar pukul 22.30 WIB. Dia diamuk massa setelah diteriaki istri tersangka sebagai maling kerbau.
Teriakan itu diduga memantik perhatian sekaligus amarah warga sekitar. AKP Andar Yonas Siahaan terjebak dan langsung jadi bulan-bulanan warga. Dia tewas di tempat. Tiga anggotanya berhasil menyelamatkan diri.(mdk/tyo)