Kapolda Papua Membenarkan Kabar Meninggalnya Kepala BIN Papua
Untuk kronologi lebih lengkap, Mathias mengarahkan untuk mengkonfirmasi langsung ke Kapendam XVII Cendrawasih Letkol Arm Reza Nur Patria.
Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) Papua, Brigjen TNI Putu IGP Dani NK dikabarkan meninggal dunia di Beoga, Kabupaten Puncak, Papua. Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius Fakhiri membenarkan kabar duka tersebut.
"Intinya saya pastikan memang ada kejadian itu dan beliau (Kabinda) gugur," kata Kapolda Mathius saat dihubungi merdeka.com, Minggu (25/4).
Mathius juga membenarkan bahwa memang terjadi aksi kekerasan/ baku tembak di Distrik Boega. Namun, dia menegaskan bahwa ia tidak bisa memastikan apakah penyebab tewasnya Kepala BIN Papua itu ada hubungannya dengan aksi baku tembak di Distrik Boega.
Untuk kronologi lebih lengkap, Mathias mengarahkan untuk mengkonfirmasi langsung ke Kapendam XVII Cendrawasih Letkol Arm Reza Nur Patria.
"Memang benar ada kejadian seperti itu, tapi saya tidak bisa jelaskan lebih lanjut. Silahkan konfirmasi ke Kapendam," ujarnya.
Merdeka.com sudah mencoba untuk menkonfirmasi peristiwa ini ke Kapendam, namun hingga berita ini ditayangkan, belum ada jawaban dari yang bersangkutan.
Sebagai informasi, beredar kabar bahwa Brigjen Putu Dani tertembak saat meninjau meninjau lokasi pembakaran oleh KKB di Beoga. Diketahui, selama 2 minggu, Distrik Beoga diwarnai aksi kekerasan dan baku tembak antara aparat TNI-Polri dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
Baca juga:
Jenazah Kepala BIN Daerah Papua Dievakuasi ke Beoga
Bupati Wandik Bingung KKB Berjuang untuk Merdeka tapi Bunuh Warga
Saat Abdi Negara Berkhianat Memilih KKB Papua
Kompolnas Minta Pengawasan Penyimpanan Senjata dan Amunisi Diperketat
IPW Nilai Bujuk Rayu Jadi Penyebab Personel TNI/Polri Membelot ke KKB Papua