Kapolda Papua: Anggota Brimob Bripka Sahroni Meninggal Akibat Digigit Ular Derik
Satgas Amole adalah satuan tugas yang menjaga dan mengamankan kegiatan operasional PT. Free Port.
Kapolda Papua Irjen Pol Rudolf Rodja memastikan penyebab kematian Brigadir Kepala Desri Sahrodi, anggota satgas Amole, dipastikan akibat digigit ular jenis ular derik yang merupakan ular endemik di Papua dan Australia.
Dari laporan yang diterima memang jenis ular tersebut sangat mematikan hingga menyebabkan korban meninggal Senin.
"Bripka Sahroni yang berasal dari Brimob Polda Sumbar digigit ular Sabtu (27/7) saat menjaga rekan-rekannya yang sedang mandi di Kali Iwaka," kata Irjen Pol Rodja, Senin (29/7) malam di Jayapura.
Dikatakannya, korban digigit ular di tangan kanannya saat sedang duduk ketika mengawasi dan mengamankan rekan-rekannya yang sedang mandi.
Ular derik sempat ditangkap dan dimasukkan ke dalam botol air mineral, korban sempat ditangani dan dirawat di RSMM Caritas, namun meninggal sekitar pukul 09.00 WIT akibat mengalami kelumpuhan otak.
Jenazah korban saat ini sudah dievakuasi ke Padang, untuk dimakamkan di kampung halamannya, kata Irjen Pol Rodja seraya meminta anggota untuk waspada terhadap ular agar jangan sampai digigit mengingat bisanya yang mematikan.
"Bisa ular derik memang sangat berbahaya karena bisa mematikan," kata Irjen Pol Rodja.
Satgas Amole adalah satuan tugas yang menjaga dan mengamankan kegiatan operasional PT. Free Port.
Baca juga:
Usir Kejenuhan, Personel Brimob Menari Bersama
Rekomendasi Amnesty Internasional Indonesia untuk Jokowi Terkait Kerusuhan 21-23 Mei
Amnesty Internasional: Brimob Lakukan Penyiksaan Pada 21-22 Mei
Senjata Laras Licin Brimob Ikut Dirampok saat Demo 22 Mei
Datang ke Jakarta, Kapolda Kalsel Semangati Anggotanya di Bundaran HI
Polisi Tangkap Empat Pelaku Pembakaran Mobil Brimob saat Demo 22 Mei