LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kapolda Papua Akui Aksi Pembakaran di Yalimo Berpotensi Perang Suku

Dijelaskan, dari laporan yang diterima awalnya para pendukung menonton jalannya sidang di Elelim dan setelah mendengar hasil putusan, massa langsung melakukan aksi pembakaran sejumlah gedung pemerintahan dan fasilitas umum.

2021-07-01 18:56:54
Papua
Advertisement

Kapolda Papua Irjen Mathius Fakhiri mengakui aksi pembakaran yang terjadi di Yalimo berpotensi menjadi perang suku. Hal itu jika tidak ditangani secara khusus oleh aparat serta pihak-pihak terkait.

Perang saku, kata Kapolda, mengingat massa pasangan calon 01 Erdi Dabi-Jhon Wilil kecewa dan tidak menyangka hasil putusan sengketa pilkada di Mahkamah Konstitusi (MK).

Aksi para pendukung paslon 01 itu dilakukan secara spontan sesaat setelah MK memutuskan mendiskualifikasi calonnya sehingga Polda Papua berhati-hati dalam menangani kasus tersebut, kata Kapolda seusai syukuran HUT ke-75 Bhayangkara di Jayapura, Kamis.

Advertisement

Dijelaskan, dari laporan yang diterima awalnya para pendukung menonton jalannya sidang di Elelim dan setelah mendengar hasil putusan, massa langsung melakukan aksi pembakaran sejumlah gedung pemerintahan dan fasilitas umum.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Massa juga melakukan pemalangan di sepanjang jalan menuju Wamena serta sempat membakar jembatan namun cepat dipadamkan.

"Saya juga sudah bertemu dengan paslon 01 dan berharap mereka membantu meredam emosi para pendukung sehingga tidak melakukan aksi anarkis," harap Fakhiri seraya mengaku akan segera bertemu dengan paslon 02 yakni pasangan Lakius Peyon dan Nahum Mabel.

Advertisement

Ada kesalahan prediksi yang dibuat Polres Yalimo karena aparat keamanan sebelumnya meyakini pasangan Erdi Dabi-Jhon Wilil akan menang di MK sehingga tidak akan ada reaksi berlebihan dari pendukungnya.

"Kapolres percaya tidak akan ada masalah sehingga mengembalikan BKO yang ada di Yalimo hingga personel TNI/Polri di kabupaten ini hanya 103 personel, 40 personel di antaranya adalah anggota Polres Yalimo," kata Irjen Pol. Fakhiri.

Ditambah, sejak Rabu (30/6) Polda Papua sudah menambah pasukan brimob ke Elelim guna membantu mengamankan wilayah itu.

Bahkan dalam waktu dekat, dirinya bersama Pangdam XVII Cenderawasih akan ke Elelim untuk bertemu langsung dengan masyarakat bersama para paslon, kata Kapolda Papua Irjen Pol Fakhiri.

Pilkada Kabupaten Yalimo diikuti dua pasangan calon bupati dan wakil bupati yakni paslon Erdi Dabi-Jhon Wilil dan paslon Lakius Peyon dan Nahum Mabel. Seperti dilansir Antara.

(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.