Kapolda Metro: Demo buruh jangan sampai ditunggangi
Sebanyak 52.000 ribu buruh diperkirakan akan menggelar aksi di Jakarta.
Kapolda Metro Jaya Irjen Untung S. Rajab menghimbau agar buruh mengantisipasi adanya oknum yang berusaha menunggangi aksi mereka. Sebanyak 52.000 ribu buruh diperkirakan akan menggelar aksi besok.
"Kita imbau agar buruh mengamankan dirinya. Jangan sampai ada tunggangan-tunggangan, harus menjaga dirinya, jangan dicemari kelompok-kelompok yang buat rusuh," ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Untung S. Rajab kepada wartawan, Senin (30/4).
Menurut Untung, jika diperlukan para pendemo akan dirazia terlebih dahulu guna mencegah adanya ketapel ataupun cairan berbahaya yang diselundupkan ke dalam kerumunan massa.
"Ya jelas kita awasi, kita razia bila perlu. Kalau ada yang bawa cairan kimia atau ketapel itu kan kalau niatnya unjuk rasa enggak begitu, kalau niatnya kejahatan ya yang begitu," kata Untung.
Untung berharap agar unjuk rasa besok berjalan damai, jangan sampai ada tindak pengrusakan fasilitas umum dan tetap mengutamankan kepentingan masyarakat umum yang sedang beraktivitas saat itu.
"Harapan masyarakat, demo silakan berjalan. Kita ingat kepentingan masyarakat banyak, lalu lintas dan tempat-tempat umum jangan dirusak," tutur Untung.
Untung juga mengimbau agar masyarakat menghindari titik jalan ibukota yang dijadikan konsentrasi massa. Masyarakat disarankan mencari jalan alternatif.
"Saya imbau apabila akan menuju titik konsentrasi massa supaya kalau bisa dihindari dan mencari jalan alternatif yang sudah kita sosialisasikan ke media," ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Dwi Sigit Nurmantyas.
Menurut Dwi Sigit, ada 12 titik yang sudah diantisipasi. Titik tersebut mulai dari depan Istana Negara, Bundaran HI, Gedung DPR/MPR, Kantor Gubernur DKI, KPK, Kantor Wakil Presiden, Mabes Polri. Di titik tersebut sudah disiapkan pengalihan arus.
"Ada 12 titik yang sudah kita antisipasi, kita siapkan pengalihan arus lalu lintas," kata.
Diterangkan Dwi Sigit, untuk pengalihan arus itu sendiri misalkan, untuk di depan istana negara, yang dari arah Bundaran HI kendaraan dari arah selatan akan dialihkan ke belokan sebelah kiri Jalan Budi Kemuliyaan. Kemudian kendaraan dari arah barat di Jalan Budi Kemuliyaan akan dialihkan ke Abdul Muis dan diarahkan ke Tanah Abang Dua.
(mdk/did)