LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kapolda Metro ancam bubarkan massa yang mau tolak Ahok-Djarot

Pihak kepolisian akan menambah personel pengamanan terhadap pasangan gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta No 2 Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Syaiful Hidayat. Hal tersebut dilakukan karena banyaknya penolakan warga saat pasangan tersebut melakukan blusukan.

2016-11-16 12:24:46
Ahok-Djarot
Advertisement

Pihak kepolisian akan menambah personel pengamanan terhadap pasangan gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta No 2 Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Syaiful Hidayat. Hal tersebut dilakukan karena banyaknya penolakan warga saat pasangan tersebut melakukan blusukan.

"Kita akan tambahkan personel apabila pasangan nomor urut 2 kampanye di wilayah tertentu," ujar Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (16/11).

"Kalau kampanye di kecamatan kita tambahkan 1 SSK, sekitar 90 orang kalau memang kurang kita tambah, kalau cukup kita bisa kurangi. Kemarin 1 SSK karena kita lihat massa yang mengadang, tergantung situasi yang mengganggu jalannya kampanye," katanya.

Menurut Iriawan, penolakan terhadap paslon telah melanggar undang-undang. "Darimana pun pasangan calon itu. Pasangan 1, 2, 3 tidak boleh diganggu," tegasnya.

"Kan kemarin sudah jelas, pengawalan agar kampanyenya jalan. Tentunya kalau mengganggu lagi kita akan lakukan langkah-langkah kepolisian," tegasnya.

Dia menegaskan tak akan segan membubarkan massa yang melakukan penolakan ke depannya.

"Iya dibubarkan, kalau ada pemaksaan ada tindak pidana kita lakukan penegakan hukum," pungkasnya.

Advertisement

Baca juga:
Ahok: Kami imbau seluruh pendukung terima status tersangka saya
KPU sebut Ahok tetap ikut Pilgub DKI,parpol tak boleh tarik dukungan
Ahok ditetapkan tersangka, tim pemenangan rapat tertutup
Ruhut: Datangi penolak Ahok-Djarot, jika masih ganggu polisi tangkap
Djarot dan Bawaslu DKI rapat terkait penolakan saat kampanye
Sukmawati Soekarnoputri kaget lihat banyak warga tolak Djarot
Ahok: Hari ini saya mau ganti gigi

(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.