LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kapolda Kaltim ingatkan Pilkada pilih gubernur bukan tokoh etnis

Empat pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur ditetapkan KPU, Senin (12/2). Para pendukung keempat pasangan calon diminta jangan mencampuradukkan pemilihan gubernur dan tokoh etnis tertentu.

2018-02-12 13:17:47
Pilgub Kaltim
Advertisement

Empat pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur ditetapkan KPU, Senin (12/2). Para pendukung keempat pasangan calon diminta jangan mencampuradukkan pemilihan gubernur dan tokoh etnis tertentu.

"Bukan tokoh dari salah satu suku, atau etnis. Oleh karena itu, jangan campur adukkan antara memilih Gubernur, sama memilih tokoh adat atau etnis," kata Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol Priyo Widyanto di kantor KPU Kaltim, Samarinda.

Priyo kembali menegaskan, perbedaan hanya saat pemilih berada di balik bilik tempat pemungutan suara (TPS). "Perbedaan hanya ada di TPS. Di dalam TPS, boleh berbeda. Di luar TPS, kita jangan berbeda lagi," ujarnya.

Advertisement

Priyo kembali menegaskan netralitas TNI dan Polri di Pilgub Kaltim, meski salah satu calon Wakil Gubernur Safaruddin, adalah mantan Kapolda Kaltim.

"Ini sudah sering kali kita sampaikan, bahwa netralitas TNI Polri tetap harus dijunjung tinggi. Sekarang sama dengan pertanyaan, ada calon dari Wali Kota, ada salah satu calon (dari) Sekda. Jadi semua PNS, TNI, Polri harus netral," tegasnya.

Sementara, Komandan Korem 091 Aji Suryanatakesuma Brigjen TNI Irham Waroihan menjelaskan, TNI mempersiapkan 2/3 kekuatan untuk membantu Polri.

Advertisement

"Ini bagian dari kesepakatan Panglima TNI dan Kapolri bahwa 2/3 kekuatan. Kita bersifat back up, standby di markas komando dan objek vital. Misal ada benturan bukan kita yang menghadapi. Nanti dari kepolisian tentunya," terang Priyo.

Kesiapan TNI, lanjut Irham, bergantung dari kondisi di lapangan. "Di setiap markas kita, ada satuan kita standby. Misal di Korem, ada standby 1 pleton bahkan 1 SSK (Satuan Setingkat Kompi), tergantung eskalasinya. Intinya kita 2/3 kekuatan yang diminta kepolisian kepada kita," tutup Irham.

Baca juga:
KPU tetapkan 4 pasangan Cagub Cawagub Kaltim
Kapolda Kaltim soal pilkada: Perbedaan hanya saat mencoblos, di luar itu tidak ada
Cek kesiapan pilkada di Kaltim, Polri butuh bantuan TNI untuk pengamanan
4 Pasang bakal calon gubernur dan wakil gubernur Kaltim jalani tes urine
Safaruddin soal posisi cawagub: Tak masalah yang penting membangun Kaltim

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.