Kapolda Jateng sebut 3 warga Solo & Karanganyer ditangkap Densus terkait bom Gladag
Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono membenarkan adanya penangkapan terduga teroris di Karanganyar dan Solo. Penangkapan dilakukan oleh Densus 88 Antiteror terhadap seorang tersangka berinisial HS alias AN (49) di Semanggi, Pasar Kliwon, Solo dan dua tersangka lainnya di Kecamatan Gondangrejo Karanganyar.
Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono membenarkan adanya penangkapan terduga teroris di Karanganyar dan Solo. Penangkapan dilakukan oleh Densus 88 Antiteror terhadap seorang tersangka berinisial HS alias AN (49) di Semanggi, Pasar Kliwon, Solo dan dua tersangka lainnya di Kecamatan Gondangrejo Karanganyar.
"Di Karanganyar ada dua tersangka yang ditangkap di tempat berbeda. Yang satu berinisial EM (41) dan satunya S (33) di Dukuh Winong, Desa Jatikuwung, Gondangrejo," ujar Kapolda saat ditemui di Mapolresta Surakarta, Minggu (4/1).
Kapolda menjelaskan, dalam penangkapan tersebut Densus 88 kemudian melakukan penggeledahan di rumah ketiga tersangka. Sejumlah barang bukti dan ketiga tersangka saat ini telah diamankan.
Penangkapan ketiga terduga teroris, lanjut Kapolda, tak ada kaitannya dengan penangkapan tersangka di Temanggung atau tempat lainnya.
"Ini kasus lama, masih ada kaitannya dengan JAT (Jamaah Ansharut Tauhid). Ini kasus pelemparan bom di Gladag dengan Singosaren Solo. Tidak ada hubungannya dengan Temanggung. Temanggung itu perekrutan ke Suriah dan lain lain. Untuk peran ketiganya, saat ini masih didalami," tandasnya.
Baca juga:
Densus 88 tangkap 1 warga Solo dan 2 warga Karanganyar
Densus tangkap satu orang terduga teroris di Sulawesi Utara
Densus lepas 2 terduga teroris di Temanggung, 2 lain penyedia senjata teror Thamrin
Densus lepas 2 orang yang ditangkap di Temanggung karena tak terbukti teroris
Densus 88 Antiteror tangkap 1 orang terduga teroris di Banyumas