LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kapal perang bakal jadi tempat penampungan korban kabut asap

Enam provinsi yang terkena bencana asap, yang prioritas dievakuasi adalah anak-anak dan bayi.

2015-10-23 13:50:58
Kabut Asap
Advertisement

Pagi tadi Presiden Joko Widodo memimpin rapat pembahasan penanganan kabut asap yang melanda Sumatera dan Kalimantan. Fokusnya tidak hanya memadamkan api tapi juga mengevakuasi masyarakat yang jadi korban kabut asap baik dewasa maupun anak-anak.

Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Luhut Pandjaitan menuturkan, pemerintah telah menyiapkan sejumlah tempat untuk mengevakuasi anak-anak yang berada di daerah bencana asap.

"Jadi kami sudah menyiapkan beberapa macam kontinjensi, bisa dibawa di tempat yang masih area situ atau tergantung nanti status (bencananya)," kata Luhut di kantor wapres seperti dilansir Antara di Jakarta, Jumat (23/10).

Advertisement

Pemerintah memfokuskan evakuasi anak-anak yang terkena dampak bencana asap supaya mendapatkan udara bersih. Para korban bencana asal tersebut akan dibawa ke tempat-tempat dengan kadar ISPU dalam batas aman. Tidak tanggung-tanggung, kapal perang dan kapal milik PELNI juga disiapkan sebagai tempat penampungan sampai keadaan berangsur normal.

"Semua, enam provinsi yang terkena bencana asap, yang akan dievakuasi adalah anak-anak dan bayi, kita bisa menggunakan 'shelter' milik Kementerian Sosial. Pokoknya semua opsi kita siapkan, jadi kalau terjadi apa-apa, sesuai arahan Presiden, kita tinggal tancap saja," jelasnya.

"Kami akan mengidentifikasi setiap ruang untuk melindungi anak-anak. Dalam dua hari ini akan kami informasikan langkah-langkah yang diambil pemerintah," katanya.

Advertisement

Selain itu, penggunaan kapal-kapal perang TNI-AL dan kapal milik PT PELNI juga digunakan untuk menampung para warga sampai keadaan di daerahnya kembali normal.

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.