LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kapal nelayan dirampok, 5 kru diminta lompat ke laut 1 tenggelam

Kapal nelayan dirampok, 5 kru diminta lompat ke laut 1 tenggelam. Empat kawanan perompak bertopeng dan bersenpi, merampok 4 nelayan di atas speedboat. Keempat nelayan diminta melompat ke laut, dan seorang di antaranya tenggelam lantaran tidak bisa berenang.

2017-04-08 15:25:10
Perampokan
Advertisement

Empat kawanan perompak bertopeng dan bersenpi, merampok 4 nelayan di atas speedboat, yang berlayar dari perairan Muara Tanjung Tiram di Kabupaten Bulungan menuju Tarakan, Kalimantan Utara. Keempat nelayan diminta melompat ke laut, dan seorang di antaranya tenggelam lantaran tidak bisa berenang.

Sementara speedboat milik nelayan dirampas.

Keterangan diperoleh, peristiwa itu terjadi Jumat (7/4) siang kemarin, sekira pukul 12.30 Wita. Empat nelayan menggunakan speedboat masing-masing Yusuf, Darwis, Adi, dan Masmarin, mengangkut 4 buket kepiting dari Tanjung Tiram ke Tarakan.

"Peristiwa itu kita terima dari Polair Polres Tarakan sekirs jam 7 pagi tadi. Di tengah jalan, mereka diadang dengan 4 orang tak dikenal yang juga menggunakan speedboat," kata Kepala Basarnas Kaltim-Kaltara Kantor SAR Balikpapan Mujiono, sebagaimana disampaikan melalui Kasi Operasi Octavianto, saat dikonfirmasi merdeka.com, Sabtu (8/4).

"Orang tak dikenal itu pakai topeng, menggunakan senjata laras panjang dan senjata tajam berupa parang panjang. Empat orang diminta nyebur ke laut. Tapi Adi, tidak bisa berenang dan tenggelam," ujar Octavianto.

"Keempat perompak itu, merampas speedboat mereka (nelayan), dan akhirnya membawa kabur speedboat itu tambah Octavianto.

Tiga orang lainnya, Yusuf, Darwis dan Masmarin, lantas berenang ke daratan, hingga akhirnya ditemukan warga yang berlayar di sekitar mereka, dibawa ke Tarakan dan melapor ke kepolisian, Jumat (7/4) malam.

"Tiga orang selamat warga Tarakan itu, sudah berada di rumah masing-masing. Sementara, mulai pagi tadi, kita lakukan pencarian korban tenggelam. Kita fokus ke korban, dan untuk tindak kejahatannya dilakukan kepolisian," ungkap Octavianto.

Namun demikian menurut Octavianto, tim Basarnas dari kantor SAR Tarakan, sempat meminta kepastian pengawalan dari kepolisian, lantaran kekhawatiran dengan risiko menjadi sasaran berikutnya dari kawanan perompak.

"Informasi ketiga korban selamat itu, pelakunya menggunakan senpi rakitan. Jadi, pencarian korban menggunakan pendampingan kepolisian, juga bersama TNI AL, BPBD, keluarga korban dan juga masyarakat," demikian Octavianto.

Baca juga:
Ancam tembak korban, perampok berpistol rampas Rp 220 juta
Polisi bekuk 2 rampok spesialis bobol apartemen mewah di Jakarta
Pembunuh PRT perumahan elit di Surabaya pakai pisau pinjam di warung
Usai bunuh PRT perumahan elit di Surabaya, pelaku minum air di dapur
21 Hari dirawat, siswi SMK di Samarinda korban begal meninggal dunia

(mdk/tyo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.