Kampung maranggi, pusat kuliner sate khas Purwakarta
Sedikitnya ada 20 stand sate maranggi di tempat ini. Umumnya, diisi oleh pedagang sate maranggi ternama di Purwakarta.
Kebingungan saat berkunjung dan berjalan-jalan di Purwakarta, Jawa Barat. Tak ada salahnya untuk mampir sejenak ke tempat yang satu ini, namanya Kampung Maranggi, tempat makan khusus yang hanya menyediakan Sate Maranggi, sebagai makanan khas dari daerah itu.
Tempat ini berlokasi di kawasan Situ Buleud tepatnya di Jalan Kolonel Singawinata. Kampung Maranggi ini hadir dengan konsep pusat jajanan serba ada (pujasera) dan hanya menjual Sate Maranggi.
"Ini baru diresmikan. Konsepnya seperti pujasera atau food court dan hanya menyajikan sate maranggi," kata Kepala Bidang Pariwisata pada Dinas Perhubungan Asep Supriatna. Minggu (7/2).
Sedikitnya ada 20 stand sate maranggi di tempat ini. Umumnya, diisi oleh pedagang sate maranggi ternama di Purwakarta.
"Ini untuk memudahkan para wisatawan, di sela menyaksikan pertunjukan air mancur bisa mampir ke kampung maranggi," ujar Asep.
Keberadaan kampung maranggi ini menambah area wisata kuliner. Selain wisata kuliner di kawasan Gedung Kembar, juga di kawasan Situ Buleud.
Seperti diketahui, Sate Maranggi adalah makanan kebanggaan masyarakat Purwakarta dan kini telah menjadi ikon daerah di sebelah timur Jakarta itu.
Sate maranggi tersedia dengan bahan daging sapi dan daging kambing. Adapun perbedaan dari sate maranggi dengan sate pada umumnya, yaitu cara memasak. Jika pada umumnya daging langsung dibakar baru diberi bumbu, namun sate maranggi terlebih dahulu direndam menggunakan menggunakan bumbu dari aneka rempah.
Dalam penyajian, sate maranggi juga berbeda dengan sate lainnya, karena hanya diberi bumbu kecap dan sambal. Serta harus dinikmati dengan makanan utama seperti nasi timbel atau ketan bakar.
Sate maranggi telah ada di Purwakarta, dan diklaim sebagai salah satu kuliner warisan dari para leluhur. Nah...Penasaran ingin mencobanya silakan saja datang langsung ke Purwakarta...!!!