Kampanye PPP di Tasikmalaya Ricuh, Simpatisan Ribut Saat Konser Dangdut
Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menggelar kampanye terbuka di Tasikmalaya, Jumat (12/4). Kampanye sempat diwarnai kericuhan sesama simpatisan saat konser dangdut. Plt Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa bahkan sampai turun tangan menenangkan massa.
Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menggelar kampanye terbuka di Tasikmalaya, Jumat (12/4). Kampanye sempat diwarnai kericuhan sesama simpatisan saat konser dangdut. Plt Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa bahkan sampai turun tangan menenangkan massa.
Kericuhan terjadi dalam kampanye terbuka partai berlambang Kabah itu terjadi saat hiburan berupa dangdut di lapangan Dadaha Tasikmalaya. Padahal saat melakukan keliling Kota Tasikmalaya, warga tampak tenang mengikuti kampanye.
Saat terjadi kericuhan sesama simpatisan, hiburan dangdut dari atas panggung sempat dihentikan sementara. Hal tersebut pun sempat terjadi beberapa kali. Kericuhan sendiri diduga akibat dipicu gesekan antarpenonton saat berjoget.
Suharso Monoarfa dan Ketua Dewan Pimpinan Cabang PPP Kota Tasikmalaya, Budi Budiman sempat turun tangan berusaha menenangkan para simpatisan yang terlibat kericuhan. Setelah tenang, kampanye pun dilakukan dengan orasi politik.
Kampanye yang berlangsung sejak pukul 13.00 WIB akhirnya berakhir sekitar pukul 14.30 WIB. warga yang awalnya memadati lapangan Dadaha akhirnya membubarkan diri sekitar pukul 16.00 WIB.
Dalam orasi politik yang disampaikan Soeharso sendiri, dia mengaku yakin PPP akan meraih suara yang banyak di Kota Tasikmalaya karena salah satu basis.
"Ada peluang menang di Kabupaten dan Kota Tasikmalaya, kami punya keyakinan itu," kata Soeharso.
Baca juga:
PPP Optimistis Menang di Jakarta karena Faktor Konsistensi
Surat Suara Tercoblos di Malaysia, Caleg PPP Serukan Bersaing Sehat dan Mendidik
Politisi PPP Nilai Perlindungan Pemerintah kepada TKI di Luar Negeri Belum Maksimal
Akui Kasus Rommy Berpengaruh, PPP Tetap Yakin Raup 10 Juta Suara di Pemilu 2019
Suharso Janji PPP Bakal Perjuangkan Pembangunan Infrastruktur Masuk ke Desa