Kampanye di Petamburan, Djarot janjikan Kartu Jakarta Lansia
Kampanye di Petamburan, Djarot janjikan Kartu Jakarta Lansia. Setiap pemegang kartu JPL nantinya akan mendapatkan 600 ribu per bulan. Uang dari KJL harus dibelanjakan memenuhi kebutuhan saja. Tujuan dari KJL, imbuh Djarot, untuk meningkatkan kualitas dan sumber daya manusia.
Calon wakil gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, mengunjungi pos pelayanan terpadu (posyandu) di kawasan Petamburan. Kepada warga yang hadir di lokasi, Djarot berjanji menyediakan kartu Jakarta lansia (KJL) yang ditujukan untuk warga Jakarta yang berusia di atas 60 tahun.
"Ada dua macam Posyandu, yaitu Posyandu balita dan Posyandu lansia. Yang Posyandu lansia ini nanti akan mendata yang kemarin kami sudah luncurkan program KJL sehingga bisa diketahui betul lansia di masing-masing titik wilayah yang membutuhkan bantuan dalam bentuk kartu KJL," papar Djarot, Selasa (21/3).
Djarot mengatakan, jika dirinya sudah aktif kembali, KJL akan diuji coba. Tujuan dari KJL, imbuh Djarot, untuk meningkatkan kualitas dan sumber daya manusia.
"Ini perlu diuji coba. Ketika kami aktif kembali, kita akan uji coba. Leading sector program ini adalah dinas kesehatan dan dinas sosial," imbuh Djarot.
Djarot menargetkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) untuk dua tahun ke depan IPM mencapai angka 80. Angka IPM sekarang baru mencapai 78,99.
"Itu adalah terjemahan dari operasionalisasi program ini. Dalam dua tahun kita akan capai IPM kita 80. Sekarang kan sudah 78,99 persen," paparnya.
Saat ditanya terkait muatan politis dalam KJL ini, Djarot mengatakan, jika hal ini merupakan komitmennya. Komitmen yang dimaksud Djarot adalah pembangunan kualitas manusia.
"Itu kan komitmen kita sesuai dengan visi dan misi kita bagaimana kita meningkatkan pembangunan manusia. Orientasi kita kan pada people centre development. Pembangunan kualitas manusia. Itulah yang kita kejar supaya indeks pembangunan manusia naik," tegasnya.
Setiap pemegang kartu JPL nantinya akan mendapatkan 600 ribu per bulan. Namun, tambah Djarot, uang dari KJL harus dibelanjakan memenuhi kebutuhan saja.
"Nilainya setiap lansia 600 ribu per bulan," jelasnya.
Baca juga:
Djarot harap tidak ada lagi warga DKI tinggal di rumah kumuh
Djarot ditolak warga saat hadiri pengajian di Kramat Lontar
Setara Institute nilai Polri lulus ujian respons dinamika Pilkada
Djarot sebut program Kartu Jakarta Lansia beri Rp 600 ribu per bulan
Djarot ingin lansia di Pasar Minggu dipindah ke Panti Jompo Ciangir
Djarot: Orang mati nggak bisa mandi sendiri itu kewajiban yang hidup
Dukung Anies, PAN klaim komunikasi dengan partai pendukung Ahok baik