Kalah tipis Survei SSC, tim Gus Ipul-Puti siap genjot sosialisasi masyarakat
Tim Pemenangan pasangan calon (Paslon) Gubernur, Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno akan menggenjot sosialisasi ke masyarakat. Hal ini dilakukan karena hasil Surabaya Survei Center (SSC) paslon nomor urut dua kalah tipis dibandingkan Khofifah Indar Parawansa-Emil E. Dardak.
Tim Pemenangan pasangan calon (Paslon) Gubernur, Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno akan menggenjot sosialisasi ke masyarakat. Hal ini dilakukan karena hasil Surabaya Survei Center (SSC) paslon nomor urut dua kalah tipis dibandingkan Khofifah Indar Parawansa-Emil E. Dardak.
"Elektabilitas Khofifah sebesar 33 persen, sedangkan Gus Ipul 32 persen. Selisihnya sangat tipis," kata Direktur Surabaya Survei Center (SSC), Mochtar W. Oetomo di Hotel Yello, Surabaya, Jumat (27/4).
Mochatar mengatakan, dalam pemilihan gubernur (Pilgub) Jatim ini, ibaratnya kalau pertandingan sepakbola antara Real Madrid vs Barcelona. Ada pertarungan el classico dengan kekuatan yang hampir seimbang.
Dari survei yang kali lakukan di 38 kabupaten/kota, tingkat elektabilitas calon gubernur Khofifah sebesar 33 persen, calon wakil gubernur Emil E. Dardak sebesar 28,6 persen, sedangkan Gus Ipul menunjukan angka 32,7 persen, sedangkan Puti Guntur Soekarno sebesar 21,2 persen.
Peta persaingan dilapangan menunjukan sangat kuat, kedua paslon saling kejar untuk meningkatkan elektabilitas didepan masyarakat. Untuk mengetahui tingkat elektabilitas, banyak faktor yang harus dilakukan masing-masing pasangan calon, misalnya intensitas pertemuan dan pemaparan program.
"Perubahan pendukung masyarakat terhadap pasangan calon cepat berubah, gerakan paslon ini diamati masyarakat," ujarnya.
Hendro Tri Subiantoro, Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Timur menilai, hasil survei yang dilakukan bukan menjadi pedoman utama. Namun, hasil survei ini dijadikan penyemangat untuk mengetahui kinerja tim pemenangan selama di daerah-daerah. Tentunya, ujar dia, tim akan bergerak cepat untuk melakukan sosialisasi secara langsung ke masyarakat dengan cepat.
"Kami akan bergerak dan siap menggenjot pengenalan pasangan calon. Hasil tipis ini menjadi motivasi kami," katanya.
Saat ini, partai pendukung dan pengusung PKB, PDIP, Gerindra, dan PKS terus bergerak sesuai dengan pemetaan masing-masing. Partai-partai ini memiliki tugas tersendiri untuk mengamankan kantong-kantong suaranya tersendiri. Hal ini dilakukan dengan tujuan memperkuat suara untuk paslon Gus Ipul-Puti.
Hendro yakin, elektabilitas Gus Ipul akan naik seiring dengan intensitas Gus Ipul turun kelapangan memperkenalkan program-program yang dimiliki. Hal yang sama juga dilakukan Calon Wakil Gubernur Puti Guntur Soekarno. Cucu Soekarno ini juga tidak henti-hentinya untuk mengenalkan diri dan mensosialisasikan diri.
"Ada tren kenaikan terhadap Calon Wakil Gubernur. Kita akan bekerja semaksimal mungkin," tegas dia.
Dengan keseriusan yang dibangun, maka kantong-kantong suara yang sebelumnya milik paslon Khofifah akan berubah. Hal ini akan terjadi di Madura, dimana banyak survei menyebutkan kalau Madura memilih Khofifah. Namun, melihat pekembangan saat ini suara akan beralih ke Gus Ipul-Puti.
(mdk/hhw)