LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kakorlantas sebut penambahan hari libur Lebaran bantu urai kemacetan arus mudik

"Jadi kecelakaan itu faktornya, ada karena manusia, kendaraan, dan lingkungan, itu dieliminir. Kalau manusia, sebelum berangkat harus sehat, kuat, tahan melek, jangan sampai sakit, kalau lelah dan ngantuk, istirahat di rest area," imbau Royke.

2018-04-24 05:32:00
Lalu Lintas
Advertisement

Pemerintah resmi menambah hari libur lebaran pada tahun ini. Dengan begitu, Kakorlantas Polri Irjen Pol Royke Lumowa mengatakan, puncak arus mudik pada tahun ini akan lebih sepi atau lengang dibanding tahun sebelumnya.

"Penambahan hari libur lebaran cukup membantu, karena dia akan memangkas puncak daripada arus mudik," kata Royke dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Bidang Operasional dalam rangka Operasi Ketupat 2018 di Wisma Perdamaian, Semarang, Jawa Tengah, Senin (23/4).

Lebih lanjut, dirinya pun menyebut, puncak arus mudik diprediksi akan jatuh pada hari Sabtu dan Minggu. Kendati demikian, volume kendaraan pun tak begitu besar dibandingkan tahun sebelumnya.

Advertisement

"‎Puncak arus mudik tidak satu, masyarakat bebas memilih, mau mudik hari Jumat, Sabtu, atau Minggu, Senin, atau Selasa, tapi puncaknya tidak tidak tajem banget, agak landai. Prediksi puncak, bisa Jumat atau Sabtu," sebutnya.

Mantan Dirlantas Polda Metro Jaya ini pun mengimbau kepada para pemudik agar menggunakan angkutan umum, dan jika ingin menggunakan kendaraan pribadi agar mempersiapkan diri dan kendaraannya. Hal itu juga untuk mengurangi tingkat kecelakaan pada tahun ini.

"Jadi kecelakaan itu faktornya, ada karena manusia, kendaraan, dan lingkungan, itu dieliminir. Kalau manusia, sebelum berangkat harus sehat, kuat, tahan melek, jangan sampai sakit, kalau lelah dan ngantuk, istirahat di rest area," imbaunya.

Advertisement

"Kemudian kendaraan, dicek dulu sebelum berangkat, mogok engga, olinya (dicek), kipas, radiator, spion, wiper, harus prima semua, dan rem nih yang utama," sambungnya.

Seperti diketahui, Pemerintah Jokowi-JK resmi menambah cuti bersama Idul Fitri dengan melalui perubahan Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2018. SKB itu memutuskan perubahan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri dari sebelumnya 4 hari, menjadi 7 hari.

Cuti bersama tersebut mulai tanggal 11, 12, 13, 14, 18, 19 dan 20 Juni 2018. Libur Idul Fitri sendiri jatuh pada tanggal 15-16 Juni 2018 di hari Jumat dan Sabtu.

"Tambahan cutinya tanggal 11, 12, dan 20 Juni 2018, kata Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Puan Maharani, dalam penandatanganan Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga Menteri di kantor Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Jumat (20/8/2018).

Dengan surat keputusan bersama itu, masyarakat Indonesia pada 2018 ini akan menikmati setidaknya delapan hari cuti bersama. Selain libur tambahan Lebaran, pada akhir tahun nanti pemerintah memutuskan cuti bersama Natal pada 24 Desember 2018. Jika ditambah dengan cuti bersama Natal 2018 yang jatuh pada 24 Desember 2018, jumlah cuti bersama tahun ini sebanyak delapan hari.

Tradisi cuti bersama pada awalnya muncul di tahun 2002. Kala itu pemerintah memutuskan hari libur cuti bersama sebanyak empat hari. Sejak saat itulah, kebijakan cuti bersama terus diberlakukan pemerintah.

Melihat Kementerian Agama dan wikiapbn.org, jumlah cuti bersama 2018 ternyata terbanyak yang pernah dibuat pemerintah. Selama dua tahun terakhir, libur cuti bersama diputuskan hanya empat hari.

Baca juga:
Ini titik kemacetan di Jabar dan Jateng saat musim mudik 2018
Ini saran Wakapolri pada pemerintah soal tambahan libur Idul Fitri
Kurangi kemacetan, Polda Jabar imbau seluruh SPBU di tol dibuka
Korlantas Polri siapkan 5 langkah antisipasi kemacetan mudik lebaranarus
Jalankan amanat Jokowi, Kemendag gandeng BUMN jaga harga pangan saat Lebaran

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.