KAI Tambah Alat GeNose di Enam Stasiun
6 Stasiun ini adalah Stasiun Gambir, Stasiun Solo Balapan, Stasiun Bandung, Stasiun Cirebon, Stasiun Tawang Semarang, dan Stasiun Pasar Turi Surabaya.
PT KAI menambah jumlah stasiun yang dipasang alat GeNose sebagai alat screening penumpang kereta api jarak jauh. Sebelumnya GeNose baru dipakai di Stasiun Senen, Jakarta dan Stasiun Tugu Yogyakarta sebagai alat screening.
Direktur Utama KAI, Didiek Hartantyo mengatakan jika pihaknya akan menyediakan GeNose di 6 stasiun baru. 6 Stasiun ini adalah Stasiun Gambir, Stasiun Solo Balapan, Stasiun Bandung, Stasiun Cirebon, Stasiun Tawang Semarang, dan Stasiun Pasar Turi Surabaya.
Didiek menjabarkan dengan tambahan 6 stasiun ini maka total ada 8 stasiun yang memakai GeNose sebagai alat screening. Didiek menjabarkan GeNose akan dipakai ditambahan 6 stasiun ini pada Senin (15/2) mendatang.
"Kami bekerjasama dengan rekan-rekan dari Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk menambah GeNose. Dimana pada 15 Februari besok kita tambah lagi GeNose di 6 stasiun," ujar Didiek di Stasiun Tugu Yogyakarta, Minggu (14/2).
Didiek menilai penggunaan GeNose di Stasiun Senen Jakarta dan Stasiun Tugu Yogyakarta disambut antusias oleh penumpang kereta api. Harga yang murah dan akurasi yang tinggi dinilai jadi pertimbangan penumpang kereta api untuk memilih GeNose.
"Antusiasme masyarakat ini luar biasa. Karena proses menggunakan GeNose tidak sakit, proses sederhana, dan yang penting harganya murah. Tiket kereta api ada Rp 70 ribu, Rp 80 ribu kalau pakai test lain habisnya bisa Rp 150 ribu. Sementara kalau pakai GeNose hanya Rp 20 ribu," ungkap Didiek.
Baca juga:
Menhub Budi Karya Tengok Penggunaan GeNose di Stasiun Tugu Yogyakarta
PT KAI Punya Kebijakan Baru untuk Penumpang Kereta Jarak Jauh, Ini Ketentuannya
Menristek Harap GeNose Bisa Bantu Bangkitkan Sektor Pariwisata
Kemenhub Gelar Tes GeNose Gratis di Terminal Pulo Gebang
Deteksi Covid-19, GeNose Mulai Diuji Coba Gratis untuk Penumpang Terminal Pulogebang