Kabut asap Palangkaraya parah, jemaah haji pulang lewat jalur darat
Pesawat jemaah haji terpaksa mendarat di Banjarmasin.
Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan, menyebabkan pesawat yang mengangkut jemaah haji asal Kalimantan Tengah terpaksa mendarat di Banjarmasin Kalimantan Selatan. Selanjutnya, para jemaah dipulangkan ke Palangkaraya lewat jalur darat.
"Karena jarak pandang akibat kabut asap di Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya tidak memungkinkan untuk pesawat mendarat, maka kita terpaksa menggunakan opsi kedua yakni memulangkan jemaah melalui jalur darat," kata Kepala Bidang Pelayanan Haji dan Umroh Kemenag Kalteng, Ubaidillah Ahmad kepada Antara, Minggu (18/10).
Dia mengatakan, jemaah Haji Kalteng yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) tiga itu diberangkatkan sekira pukul 07.00 WIB, dan diperkirakan sampai di asrama haji Palangkaraya sekira pukul 12.00 WIB.
"Jika pun kedatangan 356 jemaah haji tersebut terlambat, diperkirakan tidak lebih dari pukul 13.00 WIB," tambah Ubaidillah.
Sebelumnya, seluruh jemaah haji asal Provinsi berjuluk "Bumi Tambun Bungai" terbagi dalam empat kloter berbeda yakni kloter tiga, empat, lima dan kloter enam.
"Setelah kedatangan pertama jemaah haji Kalteng yang tergabung dalam kloter tiga itu, seluruh jemaah akan tiba secara berurutan sampai Rabu nanti," kata Ubaidillah.
Kloter tiga yang tiba di Banjarmasin, Kalsel pada Minggu dini hari terdiri dari Kabupaten Barito Utara, Barito Selatan, Kotawaringin Timur, Kotawaringin Barat dan Kabupaten Sukamara.
Pada Senin (19/10) dijadwalkan akan tiba di Banjarmasin, Kalsel sekitar pukul 01.55 WITA. Jemaah haji Kalteng tersebut merupakan kloter empat yang terdiri dari Kabupaten Kapuas, Kabupaten Katingan dan Kabupaten Murung Raya.
Kemudian pada Selasa (20/10) akan tiba di Banjarmasin Kalsel, kloter lima yakni Kabupaten Kapuas dengan perkiraan waktu tiba sekitar pukul 16.45 WITA.
Selanjutnya kedatangan kloter enam jemaah haji Kalteng dijadwalkan tiba di Banjarmasin, kalsel pada Rabu (21/10) sekitar pukul 02.10 WITA. Penerbangan kloter terakhir asal Kalteng itu terdiri atas Kota Palangka Raya, Kabupaten Lamandau, Kabupaten Seruyan, Kabupaten Pulang Pisau, Kabupaten Gunung Mas dan Kabupaten Barito Timur.
"Untuk perjalanan Banjarmasin-Palangkaraya kita tetap prioritaskan menggunakan pesawat, tetapi jika keadaan tidak memungkinkan kita terpaksa gunakan jalur darat. Kita tidak bisa memastikan tetapi yang pasti semua berdasarkan pertimbangan keamanan dan cuaca," kata Ubaidillah.
Baca juga:
Vhiona Lee kehilangan job puluhan juta gara-gara asap Sumatera
Dikepung asap parah, warga Sampit mengaku bak tinggal di negeri awan
Penerbangan di Banjarmasin delay parah akibat kabut asap pekat
Final sepakbola bikin Jakarta siaga 1, kabut asap siaga berapa?
Wapres JK larang perkebunan sawit gunakan lahan gambut
Muslimah HTI: Negara miskin aksi atasi kabut asap