Kabasarnas hingga Panglima TNI akan temui keluarga korban Lion Air
"Rencana besok jam 10 pagi kami dari tim SAR gabungan termasuk Panglima TNI, Ketua KNKT, Ketua BPPT akan menemui keluarga korban. Karena hari pertama, hari Senin, kami sudah menemui keluarga korban yang ada di Cengkareng saat itu dengan bapak Presiden," kata Syaugi di JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (4/11)
Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Marsekal Madya M Syaugi mengatakan, pihaknya akan mengumpulkan keluarga para korban pesawat Lion Air PK-LQP yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat. Pertemuan itu rencananya akan dihadiri juga Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.
"Rencana besok jam 10 pagi kami dari tim SAR gabungan termasuk Panglima TNI, Ketua KNKT, Ketua BPPT akan menemui keluarga korban. Karena hari pertama, hari Senin, kami sudah menemui keluarga korban yang ada di Cengkareng saat itu dengan bapak Presiden," kata Syaugi di JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (4/11).
Pertemuan tersebut nantinya akan dilakukan di Hotel Ibis Jakarta. Dalam pertemuan itu nantinya juga akan menjelaskan proses evakuasi dilakukan tim SAR gabungan.
"Jadi besok kami akan temui kembali keluarga korban kalau tidak salah di hotel Ibis untuk memberitahukan. Besok saya akan menyampikan lagi apa yang sudah kita lakukan oleh tim SAR gabungan," ujar dia.
Hal itu juga akan disampaikan kepada para keluarga korban karena agar pihak keluarga bisa mengerti kondisi saat mencari jenazah. "Supaya beliau-beliau memahami apa yang sudah kita lakukan. Nanti kita akan berdialog," kata dia.
Pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT-610 jatuh di Tanjung Karawang setelah dilaporkan hilang kontak pada sekitar pukul 06.33 WIB. Pesawat tersebut membawa 189 orang, termasuk penumpang dan kru pesawat.
Penumpang itu terdiri dari 178 orang dewasa, 1 anak-anak, dan 2 bayi (infant). Untuk kru pesawat terdiri dari 2 kokpit kru dan 6 orang awak kabin.
Baca juga:
Di dasar laut, tim SAR gabungan lihat masih banyak korban yang harus dievakuasi
KNKT tunggu investigator asing selidiki penyebab Lion Air PK-LQP jatuh
Puluhan kantong berisi bagian tubuh korban Lion Air tiba di Tanjung Priok
Sebelum jatuh, Lion Air PK-LQP tak alami kerusakan saat terbang dari Bali
7 Korban Lion Air kembali teridentifikasi, total sudah 14 orang
KNKT: FDR black box berisi rekaman data 19 jam penerbangan Lion Air PK-LQP
Kondisi turbin Lion Air pasca jatuh di perairan Karawang